Kapolres Denpasar Difoto bersama Duo "Bali Nine", Australia Kirim Nota Protes

Kompas.com - 05/03/2015, 16:51 WIB
Salah satu terpidana dari duo Bali Nine, Myuran Sukumaran, saat berada di pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan ATR-72-600 PK-WGO untuk dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Rabu (4/3/2015). Pesawat pembawa terpidana mati ini dikawal dua pesawat Sukhoi dan dua pesawat F-16. KOMPAS TVSalah satu terpidana dari duo Bali Nine, Myuran Sukumaran, saat berada di pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan ATR-72-600 PK-WGO untuk dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Rabu (4/3/2015). Pesawat pembawa terpidana mati ini dikawal dua pesawat Sukhoi dan dua pesawat F-16.
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com — Pemerintah Australia akan melayangkan nota protes resmi kepada Pemerintah Indonesia atas publikasi foto Kapolres Denpasar bersama dua terpidana mati "Bali Nine" Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Foto-foto Komisaris Besar Polisi Djoko Hari Utomo di dalam pesawat yang membawa pasangan terpidana mati Chan dan Sukumaran saat dipindahkan dari LP Kerobokan Bali ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, itu dipublikasikan di sejumlah media Indonesia dan internasional.

Menanggapi kecaman atas foto tersebut, Kombes Djoko kepada kantor berita Fairfax mengatakan, dia tengah berusaha untuk memberikan semangat kedua terpidana mati itu dan tidak menyadari kalau dirinya difoto.

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan ABC terkait masalah ini, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia akan memanggil Duta Besar Indonesia untuk Australia Najib Riphat Kesoema pada Jumat (6/3/2015).

Sekretaris Kementerian Luar Negeri Australia Peter Varghese mengatakan akan melayangkan nota protes publikasi foto-foto pemindahan kedua terpidana dan tidak proporsionalnya penggunaan pasukan keamanan yang berlebihan dalam pemindahan kedua terpidana mati tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menggambarkan dirinya sangat terkejut dengan penggunaan pasukan keamanan yang berlebihan dalam proses pemindahan Andrew Chan dan Myuran Sukumaran ke Pulau Nusakambangan.

"Saya tidak mengerti. Mereka adalah dua orang yang digambarkan kepala penjara di Bali sebagai panutan dan tidak akan pernah membahayakan siapa pun," kata Bishop kepada ABC.

"Saya jadi tidak bisa memahami metode yang kemudian digunakan dalam pemindahan mereka ke tempat yang mereka namakan pulau eksekusi," tambah dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Bishop juga mengupayakan jalan terakhir untuk menyelamatkan Chan dan Sukumaran dengan menawarkan pertukaran tiga narapidana warga Indonesia yang juga tersangkut kasus narkoba yang kini ditahan di Australia dengan kedua warganya tersebut.

Dikabarkan, melalui percakapan telepon yang sengit antara Bishop dan Menlu Indonesia, disimpulkan bahwa Pemerintah Indonesia tidak menerima tawaran pertukaran tahanan itu.

Sementara itu, Presiden Indonesia Joko Widodo telah mengindikasikan tidak akan ada pelaksanaan eksekusi mati pada pekan ini. Namun, dia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk melanjutkan rencana eksekusi mati tersebut.

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.