Kompas.com - 25/02/2015, 21:10 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merilis video propaganda terbarunya yang menampilkan aksi seorang penembak jitunya saat membunuh lawan-lawannya di medan pertempuran.

Video ini diduga dirilis untuk menyaingi kisah penembak jitu AS Chris Kyle yang diangkat ke layar lebar dan menjadi salah satu film unggulan di ajang Oscars 2015. Bedanya dengan Chris Kyle, identitas si penembak jitu ISIS tak diungkap di sepanjang video itu dan rekor pembunuhannya juga tak diungkap.

Satu-satunya hal yang diketahui soal si penembak jitu ISIS ini adalah semua aksinya diyakini dilakukan di provinsi Deir Ezzor, wilayah timur Suriah. Sebagian besar dari video berdurasi 3,5 menit itu diambil dari "sarang" si penembak jitu.

Video ini menampilkan 12 pembunuhan prajurit lawan dalam rekaman yang agak buram karena pembesaran gambar yang berlebihan oleh sang juru kamera. Grafis komputer ditambahkan dalam video ini menampilkan jarak penembakan yang terlihat di len sa teropong senapan yang merupakan hasil rekayasa komputer.

Video itu dibuka dengan informasi tentang senjata yang digunakan si penembak jitu yaitu senapan buatan Rusia Dragunov. Senjata ini dipilih karena daya tembaknya dan akurasinya untuk menembak sasaran di jarak yang cukup jauh.

Sebagian dari aksi penembakan itu diulangi dengan gerakan lambat, terutama jika tembakan berhasil mengenai sasaran.

Kualitas sebagian rekaman video itu sangat buruk yang memaksa editor memperjelas lokasi calon korban dengan menambahkan kotak merah untuk menunjukkan sasaran tembakan.

Dalam video ini juga diperlihatkan sang penembak jitu setidaknya dua kali gagal mengenai sasarannya. Salah satunya adalah ketika lawan yang akan ditembak berlari di antara pepohonan. Dia kemudian berlari zigzag dan berhasil menghindari tembakan sang sniper.

Setelah dua kali gagal mengenai sasarannya, sang penembak jitu kemudian terlihat menyetel ulang teropongnya sebelum kembali melepaskan tembakan. Video itu kemudian memperlihatkan dua kali lagi tembakan tepat sasaran, termasuk ke arah prajurit yang sebelumnya lolos dari dua kali tembakan sang penembak jitu ISIS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.