Kompas.com - 25/02/2015, 13:20 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Tiga anak perempuan London yang diduga sudah mencapai Suriah memicu kekhawatiran dunia bahwa mereka bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS. Namun, apa yang membuat seseorang bermaksud mengunjungi konflik di tempat asing dan bantuan apa yang mereka terima?

Sekitar 20.000 warga asing bergabung dalam konflik di Irak dan Suriah dalam tiga tahun terakhir.

Sulit dikelompokkan

Teroris asing dan "pengantin jihadis" sangat sulit dikelompokkan, demikian dilaporkan Erin Marie Saltman & Moli Dow dari Institute for Strategic Dialogue (ISD). Selain itu, sangat sulit diketahui tentang perjalanan dari rumah mereka ke wilayah ISIS.

Namun, mengawasi media sosial, melacak interaksi di internet, dan berhubungan dengan mantan ekstremis memberikan informasi yang berharga bagi ISD.

Jaringan keluarga, media, pendidikan, partai politik, dan kelompok masyarakat semuanya memengaruhi cara kita memandang jati diri dan ideologi—ISIS sangat ahli merekayasa berbagai hal ini.

Internet

Internet menjadi gerbang masuk dan sering kali dipandang sebagai sumber radikalisasi.

ISIS mengizinkan dan mendorong pejuang asingnya, anggota wanita dan pendukung di luar negeri, untuk mengirim pesan Twitter, berbagi dan memberi tahu pesan dan pengalaman mereka dengan pihak-pihak lain pada berbagai bentuk komunikasi online.

Ini berarti propaganda dilakukan dalam berbagai bahasa dengan fasih dan lancar dengan sasaran pemakai khusus melalui cara yang relevan dan tidak mengancam lewat internet.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.