Kompas.com - 24/02/2015, 22:51 WIB
Seorang anggota Boko Haram mengenakan pakaian wanita untuk mengelabui tentara Nigeria. Namun, dia tidak mencukur jenggotnya sehingga mudah dikenali dan akhirnya ditangkap. Daily MailSeorang anggota Boko Haram mengenakan pakaian wanita untuk mengelabui tentara Nigeria. Namun, dia tidak mencukur jenggotnya sehingga mudah dikenali dan akhirnya ditangkap.
EditorErvan Hardoko
ABUJA, KOMPAS.com — Seorang anggota Boko Haram yang mencoba menyamar sebagai perempuan ditangkap tentara Nigeria karena tidak mencukur jenggot dan kumisnya.

Tentara Nigeria yang merebut kembali kota Baga dari tangan Boko Haram, Senin (23/2/2015), mendirikan pos-pos pemeriksaan di pinggiran kota untuk mencari sisa-sisa anggota Boko Haram yang belum keluar dari kota itu.

Aparat keamanan sangat terkejut ketika mendapati seorang anggota kelompok militan itu mengenakan pakaian perempuan yang berwarna-warni untuk meloloskan diri.

Sayangnya, upaya anggota Boko Haram itu gagal karena dia tidak mencukur kumis dan jenggotnya sehingga mudah dikenali, dan akhirnya ditahan.

"Pasukan kami masih sibuk mencari para teroris yang bersembunyi di dalam kota sehingga kami masih terus menginterogasi anggota militan yang kami tangkap," kata juru bicara militer Nigeria, Mayor Jenderal Chris Olukolade.

Olukolade menambahkan, angkatan udara Nigeria masih membombardir posisi-posisi Boko Haram di kota Gwoza, Bama, dan hutan Sambisa, sebagai bagian dari persiapan operasi militer lebih lanjut.

"Serangan udara sangat efektif menghancurkan sasaran vital. Kini para teroris kalang kabut berusaha menyelamatkan diri dari serangan udara terhadap basis mereka di hutan Sambisa," tambah Olukolade.

Perang melawan Boko Haram kini tak hanya dilakoni Nigeria. Beberapa negara tetangga, seperti Niger, Chad, dan Kamerun, kini mengirimkan pasukannya untuk membantu memberantas kelompok militan yang memberontak itu.



Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X