Kompas.com - 24/02/2015, 17:41 WIB
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan telah menculik sedikitnya 90 umat Kristen Assiria di wilayah timur laut Suriah. Demikian Lembaga Pengamat HAM Suriah, Selasa (24/2/2015).

Organisasi yang berbasis di Inggris itu menjelaskan penculikan tersebut terjadi setelah ISIS merebut dua desa Assiria, Tal Shamiram dan Tal Hermuz dari tangan pasukan Kurdi di provinsi Hassakeh.

Insiden ini berbarengan dengan gerak maju pasukan Kurdi di wilayah timur laut Suriah tak jauh dari perbatasan Irak yang terjadi sejak Minggu (22/2/2015).

Harian The International Business Times mengutip Nuri Kuno, pendiri organisasi A Demand for Actiona (ADFA), mengatakan kedua desa Assiria itu diserang pada pukul 05.00 pagi yang mengakibatkan 3.000-an orang meninggalkan kedua desa tersebut.

Organisasi yang memfokuskan diri terhadap etnis minoritas Assiria, Khaldea dan Siriac di Suriah itu mengatakan sudah menghubungi kerabat para pengungsi di Swedia, Jerman dan Kanada untuk memastikan jumlah warga Assiria yang diculik itu.

Kino memperkirakan antara 70-100 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, diculik sementara para pria dibawa ke pegunungan Abd al-Aziz. Dikabarkan ISIS menghendaki pertukaran rekan-rekan mereka yang ditahan pasukan Kurdi dengan kebebasan warga minoritas Assiria itu.

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Kurdi Suriah (YPG) melakukan serangan di provinsi Hassakeh terhadap sejumlah posisi ISIS. Dalam gerak maju itu, YPG berhasi merebut 24 desa dan dusun sebagai bagian dari operasi untuk merebut kembali kota Tal Hamis dan daerah di sekitarnya.

Pasukan YPG juga melakukan ofensif di provinsi Raqqa, yang bertetangga dengan provinsi Hassakeh, dan berhasil merebut 19 desa menyusul keberhasilan mempertahankan kota Kobani yang terletak di perbatasan dengan Turki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.