Kompas.com - 23/02/2015, 20:07 WIB
EditorErvan Hardoko
PARIS, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis mencabut paspor enam warganya dan melarang lebih dari 40 orang lainnya meninggalkan negeri itu setelah mereka diduga akan pergi ke Suriah dan Irak. Demikian Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve menjelaskan, Senin (23/2/2014).

Ini adalah kali pertama pemerintah Perancis melakukan pencabutan paspor menyusul diberlakukannya sebagian undang-undang anti-terorisme yang baru pada November tahun lalu.

"Jika warga Perancis pergi dan melakukan serangan di Irak atau Suriah, saat kembali mereka akan membawa bahaya yang lebih besar yaitu berupa serangan teror di seluruh negeri," kata Cazeneuve.

"Saat ini telah diberlakukan enam larangan administratif meninggalkan negeri ini yang sudah diputuskan dan 40 lainnya sedang dalam persiapan," lanjut Cazeneuve.

Pemerintah Perancis menambahkan, paspor dan kartu identitas milik keenam warga itu sudah disita untuk masa enam bulan. Setelah masa itu berakhir maka paspor dan kartu identitas tersebut bisa diperbaharui.

Lebih jauh Cazeneuve menggarisbawahi upaya kementeriannya merancang sebuah sistem peringatan dini lewat teman dan keluarga yang bisa memperingatkan pemerintah jika terjadi potensi serangan teror.

Saat ini, lanjut Cazeneuve, pihak kementerian dalam negeri sudah mendapatkan peringatan dini sekitar 1.000 kasus dan telah berhasil mencegah puluhan rencana warga negeri itu berangkat ke Irak dan Suriah.

Menurut catatan pemerintah, sedikitnya 1.400 orang warga Perancis kini berada di Suriah atau Irak untuk bergabung dengan kelompok-kelompok militan di kedua negara yang dikoyak perang itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.