Umat Muslim Norwegia Buat Pagar Betis Jaga Sinagoge Oslo

Kompas.com - 23/02/2015, 19:07 WIB
Sekitar 1.000-an warga Muslim Norwegia membentuk pagar betis mengelilingi sinagoge utama di ibu kota Oslo akhir pekan lalu. Lewat aksi ini warga Muslim Norwegia ingin menunjukkan bahwa umat Islam dan Yahudi di negeri itu tidak saling membenci. Fredrik Varfjell / AFPSekitar 1.000-an warga Muslim Norwegia membentuk pagar betis mengelilingi sinagoge utama di ibu kota Oslo akhir pekan lalu. Lewat aksi ini warga Muslim Norwegia ingin menunjukkan bahwa umat Islam dan Yahudi di negeri itu tidak saling membenci.
EditorErvan Hardoko
OSLO, KOMPAS.com — Lebih dari 1.000 warga Muslim Norwegia membentuk pagar betis di luar sinagoge terbesar di Oslo pada Sabtu (21/2/2015). Penjagaan ini merupakan inisiatif para pemuda Muslim setempat.

Inisiatif ini muncul menyusul serangkaian serangan terhadap warga Yahudi Eropa, termasuk serangan di Paris pada Januari, dan di Denmark pada pekan lalu.

Salah satu dari delapan pelaksana independen inisiatif di Oslo, Hajrah Arshad, mengatakan, kegiatan ini menunjukkan bahwa agama Islam lebih menonjolkan cinta dan persatuan.

"Kami ingin menunjukkan bahwa umat Yahudi dan Islam tidak saling membenci. Kami tak ingin satu individu mendefinisikan Islam untuk kami semua," kata Zeeshan Abdullah, salah seorang penyelenggara aksi.

"Masih banyak orang yang lebih menginginkan perdamaian ketimbang peperangan," tambah Abdullah.

Sementara itu, Rabi Utama Norwegia Michael Melchior melantunkan lagu akhir hari Sabat Yahudi di luar sinagoge sebelum massa saling bergandengan tangan.

Seorang penyelenggara aksi ini, Hassan Raja, mengatakan, itulah kali pertama dia mendengarkan sebuah lagu rohani Yahudi.

Ervin Kohn, ketua komunitas Yahudi Oslo, mengatakan, aksi pagar betis yang digelar dalam suhu dingin di bawah titik beku ini sangat unik.

Insiden anti-Yahudi meningkat di beberapa negara Eropa yang dimulai sejak konflik terakhir Israel-Palestina di Gaza pada tahun lalu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X