Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/02/2015, 15:05 WIB
EditorErvan Hardoko
TRIPOLI, KOMPAS.com — Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Libya merilis sejumlah foto yang memperlihatkan sederet orang bersenjata tengah membakar berbagai jenis alat musik.

Dalam foto yang dirilis itu, sekelompok orang bertopeng dan bersenjata menyaksikan beberapa buah drum dibakar di satu tempat di gurun pasir Libya. Diduga kuat, peralatan musik itu disita polisi syariah ISIS dan dibakar di dekat kota Pelabuhan Derna, Libya timur.

"Hesbah (polisi syariah) menyita peralatan musik yang tidak Islami ini di wilayah Warqa (Derna). Benda-benda ini dibakar karena tak sesuai dengan hukum Islam," demikian bunyi keterangan yang dirilis bersama foto-foto pembakaran itu.

Bukan kali ini saja ISIS membakar alat-alat musik karena dianggap tak sesuai ajaran Islam. Awal tahun ini, polisi syariah ISIS menghukum cambuk seorang musisi Suriah dan menghancurkan sebuah keyboard karena dianggap tidak Islami.

Musisi Suriah itu kemudian dihukum dengan cara dipukul dengan menggunakan tongkat kayu di punggung dan kakinya di sebuah lapangan dan disaksikan warga setempat.

Di Libya, ISIS menguasai empat kota besar di sepanjang pesisir negeri itu dan bergabung dengan kelompok-kelompok milisi yang ikut menggulingkan diktator Moammar Khadaffy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Daily Mail
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.