Korea Utara "Negeri Dongeng Sosialis"

Kompas.com - 13/02/2015, 04:11 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un AFP PHOTO/Rodong SinmunPemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un
EditorHindra Liauw
KOMPAS.com — Korea Utara meluncurkan lebih dari 300 slogan baru untuk memperingati 70 tahun pendirian negara tersebut.

Slogan-slogan tersebut mencakup berbagai topik. Misalnya, para pekerja didorong untuk "membuat buah-buahan mengalir ke bawah" dan menciptakan "negeri dongeng sosialis".

Para istri diperintahkan dapat diandalkan, sementara "pertandingan olahraga dimainkan dengan strategi menyerang", demikian isi sebagian slogan-slogan tersebut.

Negara yang menutup diri ini sering kali menggunakan propaganda untuk mempertahankan kekuasaan pemimpinnya, Kim Jong Un.


Beberapa slogan mengancam pihak-pihak yang Korea Utara pandang sebagai musuh.

Slogan tersebut menggambarkan Amerika Serikat "pedagang perang" dan Korea Utara akan "membasmi mereka sampai ke warga terakhirnya" jika mereka menginvasi negara itu.

Produksi pangan juga banyak muncul di berbagai slogan ini.

Para pekerja didorong untuk memenuhi negara dengan "wanginya bau ikan" dan diberi tahu bahwa "pupuk sama dengan beras dan sosialisme".

Slogan lain bertuliskan, "Tanam sayuran sebanyak-banyaknya di rumah kaca! Jadikan negara kita negara jamur dengan menjadikan pembudidayaan jamur ilmiah, intensif, dan sebuah industri".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X