Kompas.com - 11/02/2015, 22:47 WIB
Korban penembakan di Chapel Hill, North Carolina. Dari kiri ke kanan: Deah Shaddy Barakat (23), istrinya yang bernama Yusor Mohammad (21) dan adik iparnya (adik dari istri Deah) Razan Mohammad Abu-Salha (19) Independent.co.ukKorban penembakan di Chapel Hill, North Carolina. Dari kiri ke kanan: Deah Shaddy Barakat (23), istrinya yang bernama Yusor Mohammad (21) dan adik iparnya (adik dari istri Deah) Razan Mohammad Abu-Salha (19)
EditorBayu Galih

NORTH CAROLINA, KOMPAS.com — Penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat, kali ini menewaskan tiga orang dalam satu keluarga Muslim di Chapel Hill, North Carolina. Ketiga korban itu diketahui bernama Deah Shaddy Barakat (23), istrinya yang bernama Yusor Mohammad (21), dan adik iparnya yang bernama Razan Mohammad Abu-Salha (19).

Dilansir dari laman Independent, Rabu (11/2/2015), polisi mengatakan, laporan penembakan terjadi pada Selasa (10/2/2015) sekitar pukul 17.11 waktu setempat. Penembakan diketahui berasal dari kompleks apartemen yang ditempati para akademisi dan profesional di Summerwalk Circle, Chapel Hill.

Ketiga korban diketahui langsung tewas di tempat. Namun, banyak penghuni apartemen yang mengaku tidak tahu ada peristiwa penembakan dan baru menyadarinya setelah polisi tiba di lokasi penembakan.

Polisi menahan pria bernama Craig Stephen Hicks (46) yang diduga sebagai pelaku penembakan. Craig Hicks ditangkap atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama terhadap tiga orang.

Hingga saat ini belum diketahui motif pembunuhan yang dilakukan Hicks. Namun, pembunuhan ini menimbulkan polemik di media sosial, apalagi setelah Hicks diketahui sebagai seorang ateis garis keras berdasarkan akun Facebook miliknya.

Mengutip situs Middle East Eye, dalam banner di akun Facebook-nya, Hicks bahkan memasang banner anti-teisme dengan tulisan, "Saya tidak menolak hak Anda untuk percaya apa pun yang Anda suka, tetapi saya punya hak untuk menyebut (kepercayaan) itu bodoh dan berbahaya selama mitos tanpa dasar itu menjadi dasar untuk membunuh orang".

Tentu ini menjadi ironis. Sebab, Craig Hicks yang menuduh kepercayaan sebagai dasar untuk membunuh justru membunuh orang. Apalagi Deah Barakat selama ini dikenal bukan sebagai Muslim garis keras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Barakat dikenal teman dan tetangga layaknya warga Amerika kebanyakan. Dia menyukai olahraga football dan bola basket, bahkan menontonnya langsung di stadion. Selain itu, Barakat juga pernah menge-tweet mengenai toleransi.

"Sangat sedih saat mendengar ada orang yang mengatakan kita harus 'bunuh Yahudi' atau 'bunuh orang Palestina'. Seakan-akan itu menyelesaikan semua masalah," tulis Deah Barakat pada Januari lalu.

Begitu pun dengan korban lain. Baru-baru ini, ketiga korban itu diketahui berfoto bersama saat acara kelulusan Razan. Kuliah di North Carolina State University, Razan mengambil gelar di bidang arsitektur dan desain lingkungan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.