Kompas.com - 08/02/2015, 10:50 WIB
EditorErvan Hardoko
AMMAN, KOMPAS.com - Raja Jordania Abdullah II sangat murka ketika mengetahui Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dengan brutal membunuh pilot muda neger itu Maaz al-Kassasbeh yang videonya kemudian disebar beberapa hari lalu.

Saat video ekskusi brutal Al-Kassasbeh beredar, Raja Abdullah sedang melakukan kunjungan kerja ke salah satu sekutu terdekatnya, Amerika Serikat.

Begitu mendengar kabar duka ini, Abdullah mempersingkat kunjungannya di AS dan kembali ke negaranya. Setibanya di Jordania, Abdullah menyempatkan diri menyampaikan bela sungkawa langsung kepada keluarga Al-Kassasbeh.

Selain itu, Abdullah yang nampaknya benar-benar murka langsung memerintahkan angkatan udaranya melakukan serangan balasan terhadap ISIS. Sejak Kamis lalu, kini setiap hari jet-jet tempur Jordania menghantam ISIS di wilayah Suriah yang didudukinya.

Di mata sejumlah pengamat Raja Abdullah yang baru merayakan ulang tahunnya ke-53 pada 30 Januari lalu melakukan respon yang sangat tepat.

"Raja Abdullah sanga realistis saat menghadapi krisis," kata Mohammad Abu Rummaneh, seorang peneliti di Pusat Studi Strategis Universitas Jordania.

Robert Danin, peneliti senior di lembaga Dewan Studi Timur Tengah untuk Hubungan Luar Negeri, sepakat dengan pendapat Abu Rummaneh.

"Raja Abdullah selalu memandang masalah ISIS dengan pemikiran jernih. Dia menganggap ISIS sebagai ancaman baik untuk Jordania maupun kawasan Timur Tengah," ujar Danin.

"Raja Abdullah sangat cepat dalam bertindak. Pertama dia memerintahkan eksekusi dua terpidana teroris lalu meningkatkan kampanye militer melawan ISIS," tambah Danin.

Latar belakang militer

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.