Kompas.com - 05/02/2015, 16:01 WIB
Sejumlah warga kota Taipei melakukan hal kurang terpuji dengan menjadikan sungai lokasi jatuhnya pesawat maskapai TransAsia Airways menjadi latar belakang foto mereka. ShanghaiistSejumlah warga kota Taipei melakukan hal kurang terpuji dengan menjadikan sungai lokasi jatuhnya pesawat maskapai TransAsia Airways menjadi latar belakang foto mereka.
EditorErvan Hardoko
TAIPEI, KOMPAS.com - Serangkaian foto yang menampilkan warga Taipei berfoto dengan latar belakang tim penyelamat yang tengah berupaya mencari korban kecelakaan pesawat TransAsia mengundang kecaman di media sosial.

Salah satu foto menampilkan sekelompok perempuan berpose dengan wajah gembira di depan Sungai Keelung yang menjadi lokasi kecelakaan pesawat ATR TransAsia, Rabu (4/2/2015).

Di belakang tiga perempuan yang berfoto itu terlihat jelas perahu-perahu karet tim penyelamat yang masih mencari 11 korban yang masih dinyatakan hilang. Sementara korban tewas telah mencapai 31 orang.

Perilaku kurang pantas ini terus berlangsung meski tim penyelamat telah mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan lokasi kecelakaan sebagai ajang berfoto atau menjadi lokasi tontonan.

"Kami belum menghentikan upaya penyelamatan dan pencarian korban. Artinya kami masih berusaha keras menemukan korban selamat. Sehingga kami mengimbau agar masyarakat tidak menjadikan lokasi ini sebagai tontonan karena bisa mengganggu kerja kami," ujar seorang anggota tim penyelamat.

Tentu saja aksi beberapa orang yang berfoto di sekitar lokasi kecelakaan mengundang kecaman dari para pengguna media sosial. Di sisi lain ucapan belasungkawa terus muncul terkait tragedi itu.

Seorang pria Taiwan juga dikecam setelah mengunggah fotonya dan anak balitanya ke Facebook disertai ucapan yang tak pantas. "Saya benar-benar berharap semua 31 turis daratan China dalam pesawat itu tewas!!!"

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Foto dan komentar pria itu langsung ditanggapi keras para pengguna Facebook. "Kamu adalah seekor binatang. Kamu perlu menemui seorang psikiater," ujar seorang pengguna Facebook.

Pesawat dengan kode penerbangan GE235 itu jatuh sesaat setelah lepas landas bersama 58 orang penumpang di dalamnya. Sebanyak 31 orang di antaranya adalah para wisatawan asal China.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.