Kompas.com - 03/02/2015, 22:41 WIB
EditorErvan Hardoko

Tao Ran, psikolog militer yang mengelola sebuah pusat rehabilitasi para pecandu internet di Beijing, memperkirakan bahwa 14 persen para remaja negeri itu kini kecanduan internet.

Gejala kecanduan internet itu bervariasi, mulai dari membolos sekolah, atau nyaris tak pernah keluar kamar hingga merasa hidup di sebuah semesta virtual.

"Mereka hanya melakukan dua hal, yaitu tidur dan bermain internet," kata Tao yang sudah menangani masalah ini sejak satu dekade lalu.

Wabah kecanduan internet ini membuat pemerintah turun tangan. Pada 2013, pemerintah Shanghai menerbitkan undang-undang yang menuntut para orangtua untuk mengambil tindakan demi mencegah anak-anak merokok, mengonsumsi minuman keras, berkeliaran di jalanan, serta kecanduan internet dan game komputer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.