Kompas.com - 02/02/2015, 19:07 WIB
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com - Chris Kyle, mendiang penembak jitu AS yang kisah hidupnya diangkat dalam film American Sniper besutan Clint Eastwood disebut sebagai "sniper" paling mematikan dalam sejarah militer AS dengan keberhasilannya menewaskan 160 orang sasarannya.

Namun, ternyata seorang sniper dari kesatuan marinir Inggris dinyatakan sebagai penembak jitu paling mematikan dengan keberhasilan menewaskan 173 orang lawan, 90 di antaranya adalah anggota Taliban yang dihabisinya dalam satu hari.

Sang sniper berpangkat kopral, yang tak disebutkan namanya, bergabung dengan pasukan elite angkatan laut Inggris itu selama lebih dari satu dekadi dan mencatat korban terbanyak dalam misi enam bulannya di Afganistan pada 2006. Dia juga pernah bertugas di Irak.

Menurut harian The Sun, "sniper" Inggris itu dikabarkan pernah menewaskan 90 orang pejuang Taliban hanya dalam satu hari. Sehingga diperkirakan korban sang sniper bisa lebih tinggi dari 173 orang yang tercatat secara resmi.

"Dia tidak tertarik dengan seberapa banyak sasaran yang sudah dibunuhnya. Dia tidak mengambil kesenangan dalam pekerjaan yang harus dilakukannya itu," ujar seorang sumber kepada The Sun.

"Dia tetap melihat lawannya sebagai manusia. Dia tidak terlibat secara emosional atau psikologis terkait apa yang telah terjadi," lanjut sumber itu.

"Dia memiliki pekerjaan yang unik dalam waktu yang unik. Dia mungkin adalah "sniper" paling mematikan di dunia. Namun, itu bukan gelar yang diinginkannya," kata sumber itu lebih jauh.

Harian tersebut mengatakan, sebagian besar korban sang "sniper" jatuh di Afganistan dalam operasi Herrick V saat dia bergabung dengan Brigade Pengintai di provinsi Helmand, Afganistan.

Selama tugasnya di Afganistan, sang "sniper" dipersenjatai dengan senapan L115 A3 yang mampu menembakkan peluru kaliber .338 dengan akurasi tinggi dari jarak lebih dari satu kilometer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.