Kompas.com - 29/01/2015, 07:18 WIB
EditorBayu Galih

KOMPAS.com - Keluarga pilot asal Jordania yang disandera oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memperkuat tekanan ke pemerintah Jordania untuk melakukan apa saja untuk menyelamatkan pilot bernama Mu'ath al-Kaseasbeh.

Lobi-lobi keluarga pilot Jordania semakin gencar setelah kelompok ISIS mengancam akan membunuh sang pilot. Ancaman ISIS itu dikeluarkan lewat video.

Selain itu, ISIS juga mengancam akan membunuh seorang sandera Jepang, Kenji Gito, dalam waktu 24 jam bila Jordania tidak membebaskan seorang perempuan Irak yang ditahan Yordania.

"Pemerintah harus bekerja lebih serius dan mencari jalan menghubungi Negara Islam, jalan yang ditempuh untuk membebaskan putranya, seperti yang dilakukan pemerintah Jepang," kata Safi al-Kaseasbeh, ayah Mu'ath.

Sebelumnya, Jordania menyatakan bersedia menyerahkan Sajida al-Rishawi, perempuan Irak yang dijatuhi hukuman mati karena keterlibatannya dalam pengeboman di Amman pada 2005.

Namun, seorang paman Mu'ath al-Kaseasbeh mengatakan ia telah menerima jawaban dari ISIS yang menolak tawaran dan akan membunuh sang pilot hari Kamis (29/01).

Ayah Muath dan istrinya telah bertemu dengan raja Jordania sementara anggota kerabat mereka menggelar protes di depan istana.

Jepang dan Jordania bekerja bersama untuk membebaskan kedua sandera.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.