Kompas.com - 28/01/2015, 16:29 WIB
Foto tertanggal 2/10/2012 ini memperlihatkan gerbang batu bersejarah menuju kota tua Aleppo, Bab Antakya, yang hancur akibat perang Suriah. ReutersFoto tertanggal 2/10/2012 ini memperlihatkan gerbang batu bersejarah menuju kota tua Aleppo, Bab Antakya, yang hancur akibat perang Suriah.
EditorEgidius Patnistik
MOSKWA, KOMPAS.com - Sejumlah tokoh oposisi Suriah dan perwakilan rezim Presiden Bashar al-Assad memulai pembicaraan di Moskwa, Rabu (28/1/2015). Pembicaraan itu  bertujuan memulai lagi perundingan perdamaian yang sudah lama macet untuk mengakhiri perang brutal di negara itu.

Sebanyak 32 anggota berbagai kelompok oposisi yang ditoleransi pihak berwenang di Damaskus dan enam anggota delegasi resmi Suriah yang dipimpin Duta Besar Suriah untuk PBB, Bashar Jaafari, memulai pertemuan mereka pada pukul 07.00 GMT atau pukul 14.00 WIB. Demikian menurut keterangan seorang peserta oposisi kepada kantor berita AFP.

Pembicaraan yang disponsori Kremlin tersebut tidak diharapkan untuk menghasilkan terobosan besar saat kelompok oposisi utama, Koalisi Nasional yang berada di pengasingan, menolak untuk hadir. Kelompok oposisi utama yang diakui secara internasional itu tidak ikut. Kelompok itu beralasan, Rusia -salah satu dari beberapa sekutu Assad yang tersisa- tidak bisa menjadi penengah yang jujur.

Sumber oposisi pada pertemuan itu mengatakan, mereka yang hadir mengajukan sebuah "daftar berisi sepuluh poin" yang bertujuan untuk mengakhiri perang saudara hampir empat tahun yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang sejak 2011. Sumber tersebut mengatakan, para tokoh oposisi pada pertemuan itu tidak akan berkeras untuk segera membentuk pemerintahan transisi guna memudahkan Assad turun dari kekuasaan.

Setelah pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, akan bertemu dengan delegasi Suriah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.