Pasukan Kurdi Suriah Usir ISIS dari Kota Kobani

Kompas.com - 26/01/2015, 19:26 WIB
Para pengungsi Kurdi berkumpul di sebuah bukit di kota Mursipitnar, Turki untuk menyaksikan perkembangan pertempuran di kota Kobani yang terletak tak jauh dari perbatasan Turki-Suriah. Di kejauhan nampak asap mengepul akibat pertempuran di kota Kobani. Reuters/Al ArabiyaPara pengungsi Kurdi berkumpul di sebuah bukit di kota Mursipitnar, Turki untuk menyaksikan perkembangan pertempuran di kota Kobani yang terletak tak jauh dari perbatasan Turki-Suriah. Di kejauhan nampak asap mengepul akibat pertempuran di kota Kobani.
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com - Para pejuang Kurdi Suriah berhasil mengusir pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari kota Kobani yang terletak di perbatasan Suriah-Turki setelah pertempuran brutal selama empat bulan. Demikian Lembaga Pemantau HAM Suriah mengabarkan, Senin (26/1/2015).

Direktur lembaga ini, Rami Abdel Rahman mengatakan, para perjuang Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) kini mengendalikan sepenuhnya kota Kobani setelah berhasil memukul mundur pasukan ISIS.

"Pasukan Kurdi kini mengejar sisa-sisa pasukan ISIS di pingiran timur kota Kobani, namun di dalam kota sudah tak ada lagi pertempuran," Rami Abdel Rahman.

Kegagalan merebut Kobani atau yang dalam bahasa Arab disebut dengan nama Ain al-Arab itu merupakan pukulan besar bagi ISIS yang harus kehilangan lebih dari 1.000 anggotanya dalam perebutan kota perbatasan itu sejak 16 September 2014.

Pada awalnya, ISIS terlihat akan dengan mudah menguasai kota perbatasan itu karena memiliki persenjataan lebih baik dan didukung ribuan pejuang lokal dan asing.

Namun, para pejuang Kurdi Suriah yang didukung pejuang Peshmerga Irak dan serangan udara koalisi pimpinan AS perlahan-lahan berhasil menahan dan memukul mundur ISIS.

Sejumlah pengamat mengatakan kekalahan di Kobani ini bisa mengakibatkan gagalnya rencana ISIS untuk menguasai seluruh wilayah Suriah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X