Kompas.com - 22/01/2015, 17:16 WIB
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com - Allen McKay, wali kota Litchfield di negara bagian Northern Territory, Australia, diusir dari kantornya akibat gemar mem-bully pegawainya. Surat pengusiran dikeluarkan pihak balai kota sejak akhir Desember lalu.

Walikota McKay kepada ABC, Kamis (22/1/2015), mengakui dilarang mendekati kantornya di balai kota setelah menerima surat peringatan larangan masuk tanpa izin (trespass notice) tersebut.

Surat itu terbit menyusul tuduhan bahwa pejabat nomor satu di kota yang terletak di tenggara Darwin ini suka mem-bully pegawainya sendiri serta seorang sesepuh di balai kota. McKay yang terpilih menjadi walikota sejak tahun 2012, membantah tuduhan ini.

Menurut dia, anggota dewan kota lainnya tidak lagi mau bicara dengannya. "Saya mengirim email kepada mereka tapi tidak satu pun yang membalas," katanya.

Ia bersikukuh tuduhan terhadap dirinya sama sekali belum terbukti.  Wali kota Allen McKay dilarang mendekati kantornya karena dituduh suka membully pegawai.

Mathew Salter, seorang tokoh senior di balai kota Litchfield, membenarkan bahwa wali kota telah diberi surat larangan masuk ke gedung balaikota.

Namun Mathew bersama tiga tokoh senior lainnya telah sepakat untuk sementara akan membiarkan Walikota McKay datang ke balai kota selama tiga jam jika memang dia harus menghadiri sebuah acara atau rapat. "Allen diizinkan datang malam ini untuk rapat," kata Mathew.

Mathew mengaku pernah di-bully  Walikota Mckay sekitar lima bulan lalu.

"Allen sangat pandai menarik simpati untuk dirinya sendiri, Namun realitanya adalah, dia suka sekali membully orang lain," ujar Mathew

Sejak April 2014, wali kota McKay telah mendapat mosi tidak percaya dari pihak Dewan Kota. Di bulan Juli, ia diberi kesempatan untuk memperbaiki diri termasuk perilaku bullynya.

"Dia perlu mendengarkan segala nasehat yang diberikan kepadanya. Tidak ada yang bisa menolong dia selain dirinya sendiri," tambah Mathew Salter.

Sebuah laporan media lokal menyebut Walikota McKay mendesak Menteri Urusan Pemerintahan Lokal untuk memecat seluruh anggota Dewan Kotanya sendiri. Namun kepada ABC ia tidak bersedia mengulangi permintaan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.