Kompas.com - 22/01/2015, 09:39 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Rusia memiliki lebih 9.000 tentara, 500 tank dan persenjataan berat di Ukraina timur, kata Presiden Ukraina Petro Poroshenko.

Dia mendesak Rusia untuk menarik pasukannya dan mematuhi rencana gencatan senjata, sementara terjadi peningkatan konflik antara pasukan Ukraina dengan pemberontak di timur.

Rusia berulangkali menyangkal pernyataan tentaranya berperang dengan pemberontak di daerah Donetsk dan Luhansk.

Perundingan untuk mengatasi krisis dijadwalkan dimulai di Berlin dalam waktu dekat.

Menteri luar negeri dari Ukraina, Rusia, Perancis dan Jerman akan ikut serta dalam pertemuan di ibukota Jerman tersebut.

Lebih 4.800 orang tewas dan sekitar 1.200 orang lainnya melarikan diri sejak pemberontak menguasai sebagian daerah Luhansk dan Donetsk pada bulan April.

Hal ini terjadi setelah aneksasi Rusia terhadap semenanjung Krimea, Ukraina, di bulan Maret.

Berbicara pada World Economic Forum di Davos, Swiss, Presiden Poroshenko mengatakan pasukan Rusia di Ukraina timur didukung persenjataan berat termasuk tank dan sistim artileri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.