Kompas.com - 20/01/2015, 04:05 WIB
Serangan internet ini diduga terkait film baru produksi Sony yang isinya mengkritik pemimpin Korut Kim Jong-un. BBCSerangan internet ini diduga terkait film baru produksi Sony yang isinya mengkritik pemimpin Korut Kim Jong-un.
EditorHindra Liauw
KOMPAS.com — Amerika Serikat mengetahui Korea Utara berada di belakang penyadapan Sony Pictures karena negara itu menyelusup jaringan komputer Pyongyang sejak tahun 2010, demikian dilaporkan The New York Times dan Der Spiegel.

Koran tersebut mengutip sejumlah pejabat AS dan sejumlah dokumen National Security Agency (NSA) yang dibocorkan.

The New York Times melaporkan, perangkat lunak rahasia memberi tahu badan intelijen Amerika tentang kegiatan penyadapan Korea Utara. Pyongyang berulang kali menyangkal terlibat pelanggaran keamanan.

Penyelidik AS meyakini para peretas membuat peta sistem Sony selama dua bulan sebelum peretasan dilakukan, lapor media tersebut.

Serangan pada bulan November terhadap perusahaan tersebut berbentuk pembocoran dokumen yang peka, termasuk rincian gaji dan e-mail rahasia di antara para pemimpin.

Hal ini menyebabkan film buatan Sony The Interview, sebuah komedi tentang usaha pembunuhan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sempat dibatalkan dan kemudian diedarkan di internet.

Pengamat keamanan internet Dr Steven Murdoch dari University College London mengatakan, kemungkinan besar NSA telah berusaha memasuki jaringan Korea Utara sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya nyaris yakin bahwa mereka telah melakukannya jauh sebelum tahun 2010," katanya kepada BBC. Korea Utara sejak lama telah menjadi sasaran AS, tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X