Kompas.com - 19/01/2015, 21:24 WIB
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com - Kementerian Agama Arab Saudi, Senin (19/1/2015), memperingatkan para imam masjid di negeri itu agar tidak menggunakan buku-buku dan mengutip pendapat dari tiga tokoh Ikhwanul Muslimin. Demikian dikabarkan harian Al-Hayat.

Kementerian melarang para imam menggunakan kutipan dari buku-buku karya Sayyid Qutub, Hassan al-Banna dan Muhammad Saroor. Pemerintah Saudi mengatakan buku-buku itu memuat pemikiran dan pandangan ekstremis para penulisnya.

Wakil Menteri urusan Masjid, Tawfiq Al-Sudairi menyerukan agar semua buku yang ditulis ketiga tokoh Ikhwanul Muslimin itu tidak digunakan dalam berdakwah.

"Mimbar masjid bukan untuk melakukan agitasi terhadap publik, menyampaikan pendapat pribadi dan menciptakan konflik. Mimbar masjid harus digunakan untuk menuntut umat melakukan hal baik dan menjauhi hal yang salah serta untuk menyebarkan kedamaian dan solidaritas di tengah masyarakat," ujar Al-Sudairi.

Dia mengingatkan agar para imam masjid tidak terlibat dengan organisasi teroris dan partai politik. Al-Sudairi menyerukan agar para imam masjid tidak mendiskusikan konflik yang terjadi di sejumlah negara.

"Setiap masjid memiliki misi untuk menjaga masyarakat dan meningkatkan rasa patriotisme rakyat. Masjid bukan tempat yang tepat bagi imam untuk menafsirkan masalah-masalah agama untuk kepentingannya," kata Al-Sudairi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.