Arab Saudi Larang Ulama Gunakan Buku Karya Tokoh Ikhwanul Muslimin

Kompas.com - 19/01/2015, 21:24 WIB
Pendiri Ikhwanul Muslimin, Hassan al-Banna. Buku-buku karya Hassan al-Banna termasuk yang dilarang digunakan oleh para imam masjid di Arab Saudi. wikipediaPendiri Ikhwanul Muslimin, Hassan al-Banna. Buku-buku karya Hassan al-Banna termasuk yang dilarang digunakan oleh para imam masjid di Arab Saudi.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com - Kementerian Agama Arab Saudi, Senin (19/1/2015), memperingatkan para imam masjid di negeri itu agar tidak menggunakan buku-buku dan mengutip pendapat dari tiga tokoh Ikhwanul Muslimin. Demikian dikabarkan harian Al-Hayat.

Kementerian melarang para imam menggunakan kutipan dari buku-buku karya Sayyid Qutub, Hassan al-Banna dan Muhammad Saroor. Pemerintah Saudi mengatakan buku-buku itu memuat pemikiran dan pandangan ekstremis para penulisnya.

Wakil Menteri urusan Masjid, Tawfiq Al-Sudairi menyerukan agar semua buku yang ditulis ketiga tokoh Ikhwanul Muslimin itu tidak digunakan dalam berdakwah.

"Mimbar masjid bukan untuk melakukan agitasi terhadap publik, menyampaikan pendapat pribadi dan menciptakan konflik. Mimbar masjid harus digunakan untuk menuntut umat melakukan hal baik dan menjauhi hal yang salah serta untuk menyebarkan kedamaian dan solidaritas di tengah masyarakat," ujar Al-Sudairi.

Dia mengingatkan agar para imam masjid tidak terlibat dengan organisasi teroris dan partai politik. Al-Sudairi menyerukan agar para imam masjid tidak mendiskusikan konflik yang terjadi di sejumlah negara.

"Setiap masjid memiliki misi untuk menjaga masyarakat dan meningkatkan rasa patriotisme rakyat. Masjid bukan tempat yang tepat bagi imam untuk menafsirkan masalah-masalah agama untuk kepentingannya," kata Al-Sudairi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X