Pengebom Bunuh Diri Istanbul adalah Istri Anggota ISIS Asal Norwegia

Kompas.com - 16/01/2015, 22:33 WIB
Sejumlah petugas forensik bekerja di tempat ledakan bom di Istanbul, Selasa (6/1/2015). ReutersSejumlah petugas forensik bekerja di tempat ledakan bom di Istanbul, Selasa (6/1/2015).
EditorErvan Hardoko
ISTANBUL, KOMPAS.com — Perempuan muda asal Dagestan, Rusia, yang menjadi pelaku bom bunuh diri di Istanbul, Turki, adalah janda seorang anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Norwegia. Demikian sejumlah laporan media, Jumat (16/1/2015).

Sejauh ini, Pemerintah Turki belum mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri yang terjadi pada 6 Januari lalu dan menewaskan seorang polisi di sebuah kawasan wisata di kota Istanbul.

Namun, sejumlah media Turki dan Rusia menyebut pelaku bom bunuh diri itu bernama Diana Ramanazova asal Dagestan, Kaukasus Utara, Rusia.

Harian terbitan Turki, Hurriyet, menyebut Ramanazova adalah janda warga Norwegia keturunan Chechnya, Abu Aluevitsj Edelbijev. Ramanazova menikahi pria itu pada 2014 di Istanbul atau Suriah.

Pada Juli 2014, pasangan suami istri itu melintasi perbatasan Turki dan memasuki wilayah Turki untuk bergabung dengan ISIS. Setelah bergabung dengan ISIS, Edelbijev mengganti namanya menjadi Idris, dan Ramanazova dikenal dengan nama Sumeyra.

Edelbijev alias Idris dikabarkan tewas dalam sebuah pertempuran pada Desember lalu. Setelah kematian suaminya, Ramanazova kembali menyusup ke Turki pada 26 Desember, sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di Istanbul pada 6 Januari.

Harian Hurriyet lebih jauh mengabarkan, aparat keamanan Turki masih mencoba untuk memastikan apakah Ramanazova membawa bahan peledaknya dari Suriah atau diberikan kontaknya di Istanbul.

Sebelumnya, sebuah kelompok terlarang berhaluan Marxis mengklaim bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri itu. Namun, kemudian kelompok itu menarik kembali klaim tersebut.

Media-media Rusia dan Turki memuat foto Ramanazova sebelum dia menikah. Dalam foto itu, Ramanazova terlihat seperti seorang gadis Rusia biasa, bahkan mengenakan rok mini.

Sementara itu, harian terbitan Rusia, Kommersant, mengabarkan bahwa aparat keamanan Dagestan juga yakin, Ramanazova adalah pelaku bom bunuh diri di Istanbul. Aparat keamanan Dagestan menambahkan, perempuan itu baru berusia 18 tahun.



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X