Dituduh Menghina Erdogan, Mantan Ratu Kecantikan Turki Diadili

Kompas.com - 15/01/2015, 15:54 WIB
Ratu kecantikan Turki 2006, Merve Buyuksarac. medyafaresi.comRatu kecantikan Turki 2006, Merve Buyuksarac.
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com — Seorang mantan ratu kecantikan Turki diajukan ke pengadilan dengan tuduhan menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan lewat sebuah puisi yang disebarkan lewat akun Instagram-nya.

Sebuah kantor berita lokal Turki pada Rabu (14/1/2015) melaporkan, puisi yang diunggah Merve Büyüksaraç, juara kontes kecantikan Turki pada 2006, memuat lirik yang diambil dari lagu kebangsaan Turki dan mengandung pelecehan langsung terhadap Erdogan.

Di depan majelis hakim pengadilan Istanbul, Büyüksaraç mengatakan, dia tidak pernah bermaksud menghina Erdogan. Demikian dilaporkan harian Zaman.

"Saya tidak secara pribadi mengadaptasi judul puisi 'Puisi Sang Pemimpin'. Saya membagi puisi itu karena menurut saya isi puisi tersebut lucu. Saya tak berniat menghina Recep Tayyip Erdogan," ujar Büyüksaraç seperti dikutip kantor berita Cihan.

Model cantik itu mengatakan, dia segera menghapus puisi itu dari akun Instagram-nya setelah kawan-kawannya memperingatkan bahwa puisi itu bisa menjeratnya dalam masalah.

Kebebasan berinternet di Turki menurun drastis sejak 2014. Lembaga pemantau HAM asal AS Freedom House memberikan peringkat "setengah bebas" bagi Turki dalam hal akses internet.

Turki bahkan pernah dikecam dunia internasional ketika sempat memblokir akses Twitter dan YouTube tahun lalu, setelah kedua situs media sosial itu digunakan para lawan politik Erdogan untuk mengunggah tuduhan korupsi terhadap orang-orang dekat sang presiden.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X