Kompas.com - 14/01/2015, 15:56 WIB
Dalam video terbaru ISIS, menampilkan seorang bocah laki-laki berusia kurang lebih 10 tahun mengeksekusi dua pria yang dituduh sebagai mata-mata Rusia. news.com.auDalam video terbaru ISIS, menampilkan seorang bocah laki-laki berusia kurang lebih 10 tahun mengeksekusi dua pria yang dituduh sebagai mata-mata Rusia.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali merilis video menyeramkan. Kali ini video itu menampilkan seorang bocah laki-laki yang mengeksekusi dua pria yang dituduh sebagai mata-mata Rusia.

Video berdurasi tujuh setengah menit itu dirilis sayap media ISIS, Al Hayat pada Selasa (13/1/2015) malam dan kemungkinan besar direkam pada November tahun lalu.

Dalam video itu terlihat dua pria yang diinterogasi oleh seorang anggota ISIS terkait upaya mereka melakukan infiltrasi ke dalam tubuh ISIS di Suriah. Usai interogasi itu, seorang bocah yang berdiri di samping anggota ISIS menembak kedua orang itu hingga tewas.

Video yang masih dalam upaya verifikasi itu dibuka dengan interogasi terhadap salah seorang pria bernama Mameyev Jambulat Yesenjanovich, yang mengaku berasal dari Kazakhstan.

Kepada sang interogator, Mameyev mengatakan dia direkrut Dinas Intelijen Rusia (FSB) untuk mendekati salah seorang anggota ISIS di Suriah.

Pria kedua mengaku bernama Ashimov Sergei Nikolayavich tidak menyebutkan kewarganegaraannya namun mengaku bekerja untuk FSB dan ditugaskan untuk membunuh seorang anggota ISIS.

Setelah interogasi usai, video itu kemudian beralih sebuah lokasi di luar ruangan. Di tempat itu seorang pria bercambang yang diyakini sebagai seorang anggota ISIS yang mengenakan pakaian militer berdiri di samping seorang bocah laki-laki berusia sekitar 10 tahun yang menggenggam sepucuk pistol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bocah itu berambut panjang dan mengenakan jaket berwarna hitam dan celana panjang bercorak militer. Sementara dua orang agen Rusia itu mengenakan pakaian berwarna abu-abu dan berlutut di depan pria bercambang dan bocah itu.

Tak lama kemudian bocah itu berjalan menghampiri kedua pria tersebut dan menembak kepala kedua orang itu masing-masing satu kali. Setelah kedua orang itu rubuh, bocah tersebut menembak mereka beberapa kali lagi.

Di akhir video itu, bocah tersebut kembali muncul dan mengatakan bahwa dia ingin tumbuh besar untuk membunuh orang-orang kafir. Dalam video itu, bocah tersebut mengaku bernama Abdallah berasal dari Kazakhstan. Sejauh ini FSB belum memberikan komentar terkait video baru ISIS itu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.