Kompas.com - 07/01/2015, 19:27 WIB
EditorErvan Hardoko
PARIS, KOMPAS.com — Setidaknya 11 orang tewas ketika penyerang bersenjatakan senapan serbu Kalashnikov dan peluncur roket menembaki kantor majalah satire Charlie Hebdo, Rabu (7/1/2015).

Presiden Perancis Francois Hollande tiba di lokasi kejadian dan langsung menggelar rapat kabinet darurat. Pemerintah Perancis meningkatkan kewaspadaan hingga ke level tertinggi, terutama di sekitar kawasan Paris.

Seorang sumber yang dekat dengan penyidik mengatakan, dua orang bersenjatakan Kalashnikov dan peluncur roket menyerbu kantor majalah tersebut di pusat kota Paris. Para penyerang sempat terlibat baku tembak dengan aparat keamanan.

Sumber itu menambahkan, seorang penyerang membajak sebuah mobil dan menabrak seorang pejalan kaki saat berusaha melarikan diri.

Majalah satire ini menjadi pusat perhatian pada Februari 2006 saat mencetak ulang kartun Nabi Muhammad yang sebelumnya diterbitkan harian Denmark, Jylland-Posten. Penerbitan kartun ini mendapat kecaman dari umat Muslim sedunia.

Pada November 2011, kantor majalah ini diserang bom molotov saat kembali menerbitkan kartun Nabi Muhammad dengan judul "Charia Hebdo".

Selanjutnya, pada September 2012, majalah ini kembali berulah dengan menerbitkan kartun Nabi Muhammad tanpa busana di saat aksi unjuk rasa tengah bergolak di seluruh dunia memprotes film Innocence of Muslims yang dianggap menghina agama Islam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.