Jaga Popularitas di Tengah Krisis Ekonomi, Putin Larang Harga Vodka Naik

Kompas.com - 24/12/2014, 23:26 WIB
Vodka hiphopworldmagazine.comVodka
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (24/12/2014), memerintahkan jajaran pemerintahnya untuk mengendalikan kenaikan harga vodka sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan popularitasnya di tengah krisis ekonomi yang membelenggu negaranya.

Kepada para pejabat pemerintahannya dari pusat hingga daerah, Putin mengatakan mahalnya harga vodka akan mendorong produksi barang palsu yang memperbesar risiko kesehatan bagi peminumnya dibandingkan produk legal.

Rusia sekarang sedang menghadapi krisis ekonomi terburuk setelah krisis global pada 1998, dengan anjloknya nilai tukar rubel dan kegagalan pemerintahannya membayar utang. Padahal, selama ini popularitas Putin antara lain tersokong kemampuannya dalam mewujudkan kesejahteraan dan kestabilan di Rusia.

"Harga vodka yang terlalu mahal hanya akan meningkatkan konsumsi produk palsu," kata Putin, yang selama ini juga selalu mempromosikan gaya hidup sehat. "Saya kira struktur (pemerintahan) terkait harus mempertimbangkan itu," lanjut dia.

Eiset yang dipimpin oleh sebuah universitas internasional pada tahun lalu mendapati seperempat warga lelaki Rusia mati sebelum berusia pertengahan 50 tahun. Kegemaran mereka menenggak minuman beralkohol—termasuk vodka—dituding sebagai penyebabnya.

Pemerintah Rusia mengatur harga eceran setengah liter vodka naik sekitar 30 persen sejak tahun lalu, menjadi 220 rubel, setara sekitar Rp 50.000. Rusia juga memperketat aturan untuk para produsen vodka dan bir, termasuk bagi Synergy di Rusia, CEDC dari Polandia, dan Carlsberg dari Denmark.

Ekonomi Rusia tergelincir menuju resesi pada 2015, seiring anjloknya harga minyak dunia dan jatuhnya sanksi Barat terkait tudingan keterlibatan Rusia dalam konflik di Ukraina. Inflasi tahunan Rusia diperkirakan bakal melebihi 10 persen pada tahun ini.



Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X