Kompas.com - 24/12/2014, 06:51 WIB
Sandra, orangutan berusia 29 tahun yang sudah 20 tahun dikurung di Kebun Binatang Buenos Aires AFP/Juan MabromataSandra, orangutan berusia 29 tahun yang sudah 20 tahun dikurung di Kebun Binatang Buenos Aires
EditorBayu Galih

BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Pengadilan di Argentina membuat putusan bersejarah dan pertama kalinya terjadi di dunia ketika membuat putusan bahwa orangutan memiliki hak hukum selama berada di kurungan. Dengan demikian, orangutan bernama Sandra dijamin secara hukum untuk dapat dipindah ke habitat yang sesuai dengan perkembangan yang dibutuhkannya.

Asosiasi Pengacara Profesional di Argentina untuk Hak Hewan telah mengajukan surat perintah habeas corpus, yang mendesak pembebasan Sandra dari penahanan dan dilakukan untuk kepentingan Sandra. Setelah perintah pembebasan atau transfer itu dikeluarkan, orangutan tersebut akan dibawa ke sebuah suaka di Brasil, tempat Sandra bisa memiliki kebebasan yang parsial dan terkendali.

Sandra merupakan orangutan yang tinggal selama 20 tahun dalam kurungan di Kebun Binatang Buenos Aires. Atas putusan itu, Sandra kemudian dianggap "makhluk non-manusia" yang kebutuhan mendasarnya tetap dijamin, misalnya hak hidup, kebebasan, dan tidak disiksa secara fisik atau psikologis.

Menurut pengacara Sandra, Andres Gil Dominguez, Dewan Federal Argentina untuk Kasasi Kriminal mengatur kalau primata merupakan subyek hukum. "Makhluk non-manusia yang memiliki sejumlah hak dan hak itu bisa dilindungi melalui prosedur legal," ucap Gil.

"Ini merupakan keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Putusan pertama di seluruh dunia," kata dia.

Sebelumnya, hukum Argentina memang mengategorikan hewan sebagai benda.

Pihak Kebun Binatang Buenos Aires belum memberikan pernyataan, tetapi diberikan waktu hingga dua minggu untuk mengajukan banding.

Meski kasus ini menjadi preseden yang bisa berlaku global, spesialis dalam kasus ini mengaku bahwa putusan ini baru bisa diaplikasikan secara terbatas untuk hewan seperti Sandra dan primata yang tergolong kera besar. Alasannya, hewan jenis ini memiliki kesamaan genetik hingga 96 persen dengan manusia.

Ilmuwan memang menganggap simpanse, gorila, dan orangutan memiliki pemahaman dan perasaan yang bisa disamakan dengan yang dimiliki manusia.

"Ini telah membuktikan bahwa Sandra dan primata-primata yang ditahan di kurungan tidak hanya kehilangan kebebasannya, tetapi juga kehilangan kemampuan untuk hidup di habitat alami," ucap Gil.

"Ini juga membuktikan kalau mereka terpengaruh (pengurungan). Mereka menderita atas penahanannya, dan ini menyebabkan kerusakan yang dalam dan serius," lanjut Gil.

Aktivis hak hewan pun menginterpretasi putusan ini sebagai sudut pandang baru terkait spesies dalam kurungan.

Menurut Pia Pacheco dari Project Gran Simio Argentina, kasus ini merupakan "sebuah refleksi dari sejumlah perubahan yang terjadi di negara kita dalam hal yang berkaitan dengan pertimbangan yang dimiliki manusia terhadap hewan dan masa depan yang mereka miliki".



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X