Meski Dibayangi Ancaman, Sony Putuskan akan Tayangkan "The Interview"

Kompas.com - 24/12/2014, 04:08 WIB
Poster The Interview Sony PicturesPoster The Interview
EditorBayu Galih

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Sony Pictures Entertainment akhirnya memutuskan untuk tetap menayangkan film kontroversial The Interview di sejumlah bioskop di Amerika Serikat. The Interview yang merupakan film satire komedi itu memang menuai kontroversi dengan menayangkan adegan dibunuhnya pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un oleh dua agen intelijen AS, CIA, yang menyamar sebagai jurnalis.

Dilansir dari AFP, Rabu (24/12/2014) pagi, keputusan penayangan film ini berselang enam hari setelah sebelumnya sempat dibatalkan oleh Sony. Ancaman teror yang akan dilakukan jika film itu ditayangkan di bioskop dan aksi peretasan memang membuat Sony terlihat gentar untuk menayangkan film yang dibintangi Seth Rogen dan James Franco tersebut.

Keputusan Sony untuk menayangkan The Interview diungkap oleh CEO Sony Pictures Entertainment Michael Lynton. "Kami tidak pernah menyerah untuk merilis The Interview dan kami sangat antusias film ini akan hadir di sejumlah bioskop pada hari Natal," kata Lynton.

Film ini sepertinya akan dirilis di bioskop yang lebih kecil. The New York Times melaporkan, hanya sekitar 200 hingga 300 bioskop yang diharapkan akan menayangkan film itu. Angka ini tentu lebih kecil dari prediksi awal yang menyebut hingga 2.500 bioskop yang awalnya akan menayangkan. Perilisan film akan dimulai di Austin dan Atlanta.

Seth Rogen, bintang sekaligus sutradara The Interview, memuji Sony atas keputusan ini. "Masyarakat telah berbicara! Kebebasan menang! Sony tidak menyerah! The Interview akan tayang di bioskop yang mau menayangkannya pada Hari Natal," demikian kicau Rogen di akun Twitter miliknya.

Sejumlah peretasan yang ditujukan kepada Sony memang menjadikan studio film yang berbasis di California, AS, itu menjadi pusat perhatian. Apalagi, Sony diprediksi mengalami kerugian hingga 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,2 triliun. (Baca: Diretas, Berapa Kerugian Sony Pictures?)

Tidak hanya peretasan, beragam ancaman pun muncul. Kelompok yang mengatasnamakan Guardians of Peace mengancam akan melakukan teror serangan ke sejumlah bioskop yang menayangkan film The Interview. (Baca: Peretas Sony Ancam Serang Bioskop di AS)

Tidak hanya itu, keluarga pegawai Sony pun juga ikut terkena ancaman.  Ancaman disampaikan Guardians of Peace melalui email yang didapat dari aksi peretasan. (Baca: Peretas Ancam Keluarga Pegawai Sony)

Korea Utara dituduh sebagai dalang di balik aksi peretasan dan teror. Meski begitu, Korea Utara berulang kali melontarkan bantahan, meskipun juga memuji kelompok yang melakukan peretasan.

 



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X