Obama Ancam Korea Utara Dimasukkan ke Daftar Negara Pendukung Terorisme

Kompas.com - 22/12/2014, 04:24 WIB
Presiden AS Barack Obama mengakui bertanggung jawab penuh atas kekalahan Partai Demokrat dalam pemilihan anggota Kongres. APPresiden AS Barack Obama mengakui bertanggung jawab penuh atas kekalahan Partai Demokrat dalam pemilihan anggota Kongres.
EditorBayu Galih

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, Amerika Serikat mempertimbangkan untuk memasukkan Korea Utara ke daftar negara pendukung terorisme. Pandangan ini muncul setelah maraknya tuduhan peretasan (hacking) yang dilakukan Korea Utara terhadap Sony Pictures.

Dalam wawancara di program "State of the Union" di CNN, Obama juga menyebut aksi Korea Utara bukanlah "tindakan perang". "Itu merupakan tindakan cybervandalisme (vandalisme di dunia maya)," kata Obama, Senin (22/12/2014) pagi.

Namun, Obama tidak menjelaskan kapan Korea Utara akan dimasukkan ke dalam daftar negara pendukung terorisme. "Saya akan menunggu untuk meninjau kembali seperti apa temuannya," ucap Obama.

Korea Utara dituduh sebagai dalang peretasan terhadap Sony Pictures menyusul rencana studio film itu untuk merilis film The Interview. Film komedi satire yang dibintangi Seth Rogen dan James Franco itu memang menggambarkan sebuah adegan fiksi Badan Intelijen Amerika (CIA) membunuh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.


Akibat peretasan, Sony diprediksi merugi hingga 100 juta dollar atau sekitar Rp 1,2 triliun. Biaya sebesar itu harus dikeluarkan untuk membayar kegiatan penyidikan kasus peretasan ini, perbaikan atau pergantian komputer, dan pencegahan dari serangan cyber yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Hilangnya produktivitas selama serangan cyber dari GOP juga akan diperhitungkan. (baca: Diretas, Berapa Kerugian Sony Pictures?)

Bahkan ada kelompok peretas yang menamakan diri Guardians of Peace menebar ancaman terhadap tiap orang yang berniat menonton film The Interview di bioskop. "Masih ingat dengan tragedi 11 September 2001? Kami merekomendasikan Anda untuk tidak mengunjungi tempat-tempat itu (bioskop)," demikian tulis kelompok peretas tersebut. (Peretas Sony Ancam Serang Bioskop di AS)

Sony kemudian memutuskan untuk membatalkan pemutaran film The Interview di bioskop. Sebagai alternatif, film itu bisa ditonton melalui web. Meski begitu, Obama mengecam keputusan Sony yang membatalkan pemutaran film yang disutradarai Seth Rogen dan Evan Goldberg tersebut.

"Kalau ada yang bisa mengintimidasi seseorang untuk tidak merilis film satir, apa jadinya nanti jika ada yang menonton film dokumenter atau berita yang tidak ia sukai," ucap Obama, Jumat (19/12/2014). (Baca: Obama: Sony Keliru Batalkan "The Interview")

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC, CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X