Kompas.com - 19/12/2014, 09:43 WIB
Pidato Presiden Raul Castro menyambut pengumuman Pesident Barack Obama. BBCPidato Presiden Raul Castro menyambut pengumuman Pesident Barack Obama.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com — Kunjungan dari Presiden Kuba Raul Castro dimungkinkan terjadi, menurut pernyataan dari Gedung Putih, setelah Presiden Barack Obama mengumumkan pemulihan hubungan di antara kedua negara.

Asisten Menteri Luar Negeri Amerika, Roberta Jacobson, mengungkapkan pula rencananya berkunjung ke Hava pada akhir Januari 2015, mengawali pembicaraan langsung untuk memulai proses pemulihan relasi diplomatik.

Di tengah perayaan di jalan-jalan Havana atas pemulihan hubungan itu, "tepuk tangan" juga datang dari China sampai Cile, dengan harapan bisa mengubur selamanya Perang Dingin.

Ketika ditanya soal kemungkinan kedatangan Castro ke Amerika, Rabu (17/12/2014), juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan, "Saya tidak akan menepis (kemungkinan) kunjungan Presiden Castro."

Sementara itu, Beijing berharap Amerika secepatnya menghentikan embargo atas Kuba. Namun, tantangan datang dari dalam negeri Amerika. "Kongres tak akan mengangkat embargo (atas Kuba)," ujar Senator dari Partai Republik, Marco Rubio, yang juga adalah kandidat kuat calon presiden untuk Pemilu 2016.

Para pakar pun berpendapat pencabutan embargo tak hanya butuh keputusan pemerintah, tetapi juga mensyaratkan proses legislasi dari Kongres, untuk mencabut peraturan perundangan semacam Helms-Burton Act of 1996, yang mengatur pengetatan larangan perdagangan antara Amerika dengan Kuba.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X