China Biayai Pembangunan Jalur Kereta Cepat Hungaria-Serbia

Kompas.com - 17/12/2014, 21:48 WIB
ED Jones / AFP Sebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei. Pekan depan China mengoperasikan rute kereta cepat Beijing-Guangzhou sejauh 2.298 km yang akan ditempuh dalam waktu haya delapan jam.
BELGRADE, KOMPAS.com - Pemerintah China, Rabu (17/12/2014), menandatangani sebuah kesepakatan untuk membiayai pembangunan kereta api peluru super cepat antara Budapest, Hungaria menuju ke Belgrade, Serbia.

Jalur ini merupakan salah satu kunci bagi ekspansi jaringan kereta api yang sedang dikembangkan Beijing untuk membawa produknya ke pasaran Eropa.

"Jalur ini akan memberikan sebuah koridor antara China dan Eropa. Pengembangan jalur kereta api ini akan sangat bermanfaat baik bagi Hungaria maupun Serbia," kata Perdana Menteri China Li Keqiang usai penandatanganan kesepakatan di Belgrade.

Li menambahkan dia sangat yakin proyek, yang menurut media setempat bernilai 1,9 miliar dolar atau sekitar Rp 24 triliun itu, akan bisa diselesaikan hanya dalam waktu dua tahun.

Penandatanganan kesepatakan ini merupakan puncak dari sebuah konferensi tingkat tinggi di Belgrade yang dihadiri 16 kepala negara-negara Eropa tengah dan timur yang dirancang untuk mengukuhkan rencana Beijing membangun jaringan transportasi untuk mengekspor produk negeri itu ke Eropa.

China juga berharap bisa mengubah pelabuhan Piraeus, Yunani menjadi pusat perdagangan Eropa di masa mendatang. Saat ini perusahaan perkapalan China Cosco mendapatkan konsesi selama 35 tahun untuk mengembangkan dua terminal kontainer pelabuhan Piraeus.

Sebelum menandatangani kesepakatan ini, PM Li bertemu dengan PM Hungaria Viktor Okban, PM Macedonia Nikola Gruevski dan PM Serbia Aleksandar Vucic untuk mendiskusikan detil proyek raksasa itu.

Macedonia, yang terletak di antara koridor yang menghubungkan Hungaria dan Yunani melintasi Serbia, berencana akan menyusul untuk ikut dalam proyek ini.

Nilai perdagangan antara China dan kawasan Balkan bertambah lima kali lipat sejak 2003. Kementerian Perdagangan China memperkirakan nilai perdagangan China-Balkan tahun ini bisa melampaui angka 60 miliar dolar AS.


EditorErvan Hardoko
SumberAFP

Terkini Lainnya

Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Megapolitan
Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Megapolitan
Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Regional
Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Regional
Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Internasional
Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan
Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Mahfud MD: Hindari Golput karena Pesta Demokrasi Itu Menyenangkan...

Regional
Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Duel Maut, Mojo Si Singa Jantan Mati Diserang Singa Betina

Internasional
5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, 'Semoga Ayah Kuat' hingga Menyanyi di Depan Rutan

5 Fakta Al Ghazali Jenguk Ahmad Dhani, "Semoga Ayah Kuat" hingga Menyanyi di Depan Rutan

Regional
Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Ketika Harimau Jokowi Gugat Prabowo dan RSCM soal Fitnah Selang Cuci Darah..

Megapolitan

Close Ads X