Kompas.com - 17/12/2014, 16:04 WIB
EditorEgidius Patnistik
SYDNEY, KOMPAS.com — Salah seorang sandera di Lindt Cafe, Sydney, John O'Brien yang berusia 83 tahun, mengatakan, dia tidak pernah merasa begitu lega dalam hidupnya, seperti pada saat dia keluar dari kafe tersebut dan melihat polisi yang sudah menunggunya.

O'Brien mengatakan, dia hari itu dalam perjalanan ke kota untuk menemui dokter mata bagi pemeriksaan tahunan, dan sesudah itu masuk ke Lindt Cafe untuk membeli kopi.

"Saya sebenarnya dalam perjalanan ke dokter mata hari Senin pagi itu untuk memeriksakan mata saya, yang saya lakukan setiap tahun, dan kemudian pergi ke Lindt Cafe untuk membeli kopi," katanya.

"Saya tidak pernah merasa begitu lega, ketika saya keluar dari kafe itu melihat adanya polisi menunggu saya."

"Saya begitu lega bisa kembali ke rumah untuk menemui istri saya Maureen. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada media yang menghormati saya dan siapa saja di Australia untuk dukungan mereka," tambah O'Brien.

O'Brien mengatakan, dia masih berbicara dengan Polisi New South Wales mengenai apa yang terjadi di dalam kafe tersebut sehingga dia tidak mau memberikan rinciannya sekarang.

"Saya ingin memberikan penghormatan kepada Katrina Dawson dan Tori Johnson, dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman mereka," katanya.

O'Brien adalah satu dari tiga sandera yang pertama kali berhasil keluar dari kafe tersebut bersama dengan Stefan Balafoutis, seorang pengacara dan seorang pekerja Lindt Paolo Vassallo.

Dia mengatakan berhasil melarikan diri setelah ketiga pria tersebut melihat adanya tombol hijau di salah satu pintu.

Kemarin dalam wawancara dengan ABC, O'Brien mengatakan, dia termasuk salah seorang yang dipaksa mengangkat tangan oleh Monis dan menghadap ke jendela, tetapi kepada penyanderanya, O'Brien mengatakan terlalu capek dan perlu untuk duduk.

Monis kemudian, menurut O'Brien, memintanya untuk berbaring di lantai, tetapi O'Brien menolak dengan mengatakan bahwa dia terlalu tua untuk tidur di lantai.

Pemain tenis tersebut mengatakan bahwa dia bermain tenis untuk menghilangkan stres setelah insiden ini. Namun, dia mengatakan masih belum bisa melupakan sama sekali insiden tersebut.

"Saya bermain tenis tengah hari, kemudian istirahat dan mencoba tidur. Namun, saya merasa sangat stres pagi ini. Tadi malam saya merasa agak baikan, tetapi pagi ini merasa tegang lagi," kata O'Brien.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.