Kompas.com - 16/12/2014, 16:12 WIB
EditorErvan Hardoko
PESHAWAR, KOMPAS.com — Kelompok Taliban, Selasa (16/12/2014), menyerbu sebuah sekolah yang dikelola angkatan darat Pakistan di wilayah timur laut negeri itu, menewaskan sedikitnya 20 orang, 17 orang di antaranya anak-anak.

Kelompok miltan Tehreek-e-Taliban (TTP) atau lebih dikenal dengan sebutan Taliban Pakistan mengaku bertanggung jawab atas serangan maut itu. Juru bicara TTP Muhammad Khorasani mengatakan, enam orang anggota kelompok itu terlibat dalam serangan di sekolah tersebut.

"Mereka telah diperintahkan untuk menembak siswa yang sudah lebih dewasa dan bukan anak-anak. Serangan ini adalah balasan dari aksi Zarb-e-Azab dan karena membunuh para pejuang Taliban serta melecehkan keluarga mereka," ujar Khorasani.

Zarb-e-Azab adalah nama operasi militer yang digelar Pakistan untuk menyerang kubu-kubu pertahanan Taliban dan kelompok militan lainnya di Waziristan Utara.

Seorang sumber mengatakan, penyerang berjumlah lima orang dan mengenakan seragam militer Pakistan saat memasuki sekolah yang terletak di kota Peshawar itu. Markas besar angkatan darat Pakistan mengatakan, operasi penyelamatan sedang berlangsung dan puluhan staf sekolah serta murid sudah dievakuasi.

Seorang pejabat militer Pakistan mengatakan, angkatan darat kini mengepung kawasan di sekitar sekolah itu dan siaran televisi memperlihatkan para prajurit tengah mengambil posisi siap tempur.

"20 orang tewas, 17 orang di antaranya adalah anak-anak, satu guru pria dan satu guru wanita," kata Shahram Khan Tarakai, Menteri Kesehatan Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Sekolah yang terletak di jalan Warsak, kota Peshawar, adalah bagian dari sistem sekolah dan universitas yang dikelola angkatan darat.

Dalam sistem ini, angkatan darat Pakistan mengelola 146 sekolah di berbagai penjuru negeri itu untuk menampung anak-anak personel militer dan warga sipil lainnya yang berusia antara 10-18 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.