Identifikasi Korban Kapal Tenggelam, Tim DVI Dikirim ke Korsel

Kompas.com - 09/12/2014, 10:44 WIB
Kapal ikan Oryong 501 yang tenggelam di Laut Bering, Rusia, Senin (1/12/2014). YONHAP / AFPKapal ikan Oryong 501 yang tenggelam di Laut Bering, Rusia, Senin (1/12/2014).
EditorTri Wahono


JAKARTA, KOMPAS.com
- Pemerintah Indonesia akan mengirim tim Disaster Victim Investigation (DVI) Kepolisian RI untuk membantu proses identifikasi warga negara Indonesia yang menjadi korban tenggelamnya kapal Korea Selatan di Laut Bering, Rusia.

"Akan dibawa ke Busan untuk dilakukan pemeriksaan (post mortem) di sana. Dan saya sudah bicara dengan Menlu Korea Selatan bahwa Indonesia akan mengirim tim DVI dari Polri untuk mencocokkan antara ante mortem dan post mortem yang dibawa dari Indonesia," kata Menlu Retno P Marsudi di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Senin (8/12/2014) kemarin.

Menlu mengatakan saat ini WNI yang selamat maupun yang meninggal akibat musibah itu dalam perjalanan dari lokasi sekitar kecelakaan menuju Korea Selatan. Perjalanan terhambat karena cuaca buruk.

"Cuaca sangat buruk, itu belum bisa dilakukan. Jadi kemarin sampai malam saya masih berkomunikasi untuk memastikan apakah evakuasi survivor dengan korban bisa dilakukan kemarin. Ternyata tidak bisa karena badai dingin sekali," katanya.

Menlu Retno menambahkan, "Setiap hari saya langsung berkomunikasi dengan Menlu Korsel untuk memastikan kalau cuaca bagus dan memungkinkan maka evakuasi dipercepat karena di sini keluarga menunggu."

Dari 35 warga negara Indonesia dalam kapal yang tenggelam itu, kata Menlu Retno, 17 telah ditemukan, yakni tiga orang dalam kondisi selamat dan 14 orang meninggal.

Menlu berharap proses evakuasi berjalan lancar hingga tiga orang WNI yang selamat dan jenazah WNI yang meninggal segera tiba di Indonesia.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X