Kompas.com - 08/12/2014, 21:44 WIB
EditorErvan Hardoko
BARCELONA, KOMPAS.com - Seorang pria menderita luka serius akibat diserang tiga ekor singa di kebun binatang Barcelona, Spanyol. Insiden itu terjadi setelah pria tersebut melompat ke dalam kandang hewan buas itu

Menurut sejumlah media setempat, pria yang mengenakan seragam militer itu  memanjat pagar dan masuk ke dalam kandang singa, sementara pengunjung kebun binatang lainnya menyaksikan dengan penuh kengerian.

Begitu sampai di sisi dalam kandang, tiga ekor singa langsung menghampiri, menerkam pria itu dan menjatuhkannya ke dalam parit yang ada di dalam kandang.

Butuh 30 menit untuk menyelamatkan pria tersebut. Nyawa pria itu berhasil diselamatkan setelah pasukan pemadam kebakaran menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk mengusir hewan-hewan buas itu.

Setelah hewan-hewan buas itu menjauh, petugas kebun binatang menyelamatkan pria yang tubuhnya dipenuhi bekas cakaran dan gigitan. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit Hospital de la Vall D'Hebron untuk mendapatkan perawatan.

Harian El Pais menyebut pria itu bernama Justo Jose MP (45) seorang anggota kelompok neo-Nazi. Bulan lalu Justo ditangkap aparat keamanan setelah mengibarkan spanduk dengan lambang swastika Nazi di gedung Casa Mila dalam sebuah protes anti-aborsi.

Sejauh ini belum diketahui apakah insiden di kebun binatang itu adalah sebuah bagian dari unjuk rasa atau sekadar aksi nekat semata. Namun, pihak pemadam kebakaran menyatakan pria itu tak mungkin masuk ke dalam kandang singa akibat ketidaksengajaan.

"Sistem keamanan membuat kemungkinan seseorang masuk secara tak sengaja ke dalam kandang singa sangat kecil. Kejadian itu bukanlah sebuah kebetulan, untuk memasuki kandang maka seseorang memang harus berniat untuk masuk," kata komandan pasukan pemadam kebakaran Bomberos de Barcelona, Hector Carmona.

Sementara itu, petugas kebun binatang Barcelona mengatakan meski tubuh pria itu dipenuhi bekas luka, ketiga singa tersebut hanya berniat "mengajak bermain" bukan hendak membunuh.

"Para singa itu tak ingin membunuh pria tersebut. Mereka hanya ingin mengajaknya bermain," kata pengurus kebun binatang, Ignasi Armengol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.