Kompas.com - 08/12/2014, 16:35 WIB
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Sebuah pengadilan di Arab Saudi tengah memproses sebuah kasus yang melibatkan seorang perempuan muda dan ayahnya.

Harian Makkah mengabarkan, gadis muda itu mengadukan ayahnya karena melarang dia menyelesaikan sekolah di luar negeri setelah dia tidak mau membagi uang beasiswanya dengan sang ayah.

Di hadapan para hakim, gadis itu mengatakan, ayahnya tidak mengizinkannya kembali ke negara yang menjadi tempat studinya. Sang ayah berulang kali meminta sebagian uang beasiswanya, tetapi gadis itu tak pernah memenuhi permintaan itu.

Setelah sang ayah menyadari putrinya tak berniat membagi uang beasiswanya, dia menunggu putrinya hingga kembali pulang dan melarangnya pergi ke luar negeri untuk menyelesaikan studinya.

Gadis itu menuduh ayahnya menjadi pencandu obat terlarang dan memiliki catatan kriminal. Sebuah sumber kepada harian Makkah mengatakan, kasus-kasus seperti ini selalu sulit dalam penyelesaiannya.

Dalam kasus ini, ayah itu menolak membeberkan alasannya mengapa dia tak mengizinkan putrinya kembali melanjutkan studi di luar negeri. Demikian dijelaskan sumber tersebut.

Hakim kini tengah mengevaluasi kasus tersebut berdasarkan sikap sang ayah dan mencoba untuk melakukan verifikasi apakah alasan sang ayah valid atau tidak. Sumber itu menambahkan, hakim belum menemukan alasan kuat dari sang ayah sehingga harus melarang putrinya menuntut ilmu di luar negeri.

Keputusan nantinya akan sangat bergantung pada diskresi dan evaluasi hakim, yang harus menghitung kerugian yang diderita gadis itu setelah ayahnya tak mengizinkan dia kembali berstudi.

Jika sang ayah yang juga menjadi penjaga gadis muda itu terus dengan sengaja menghindari pengadilan, hakim bisa mengambil alih fungsi penjaga dari sang ayah. Jika pengadilan nantinya menjadi "ayah" gadis itu, kemungkinan besar keinginan gadis muda itu untuk menuntut ilmu ke luar negeri bisa terwujud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.