Gelombang Kedua Peshmerga Tiba di Kota Kobani

Kompas.com - 05/12/2014, 11:42 WIB
Pasukan Peshmerga Kurdi tengah menuju ke perbatasan Turki-Suriah. AFPPasukan Peshmerga Kurdi tengah menuju ke perbatasan Turki-Suriah.
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com - Gelombang kedua pasukan Peshmerga berjumlah 150 orang personel telah memasuki kota Kobani, Suriah dari arah Turki untuk menggantikan kelompok pertama yang telah membantu mempertahankan kota itu dari serbuan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Demikian sejumlah sumber Peshmerga, Kamis (4/12/2014).

Meski tak terlalu bernilai strategis, namun kota Kobani telah menjadi simbol internasional perlawanan terhadap ISIS yang menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah serta telah mendeklarasikan sebuah kekalifahan.

"Kelompok pertama sudah meninggalkan Kobani dan kini menuju ke bandara," kata seorang sumbmer Peshmerga seperti dikutip Reuters.

Kelompok kedua pasukan Peshmerga itu, lanjut sumber tersebut, tiba di Kobani pada Selasa malam lalu.

Pasukan Kurdi Suriah yang sudah mempertahankan kota Kobani selama tiga bulan, telah menerima bantuan dari para pejuang Kurdi Irak yang disebut Peshmerga atau berarti "mereka yang menantang kematian".

Namun, baik pasukan Peshmerga dan persenjataan berat yang mereka bawa ditambah serangan udara AS berhasil memukul mundur ISIS. Sejauh ini dampak seluruh bantuan tersebut hanya membuat pertempuran menjadi berimbang.

Pemerintah Turki sejauh ini menolak bergabung dengan koalisi pimpinan AS karena bersikukuh semua kampanye militer di Suriah harus termasuk strategi menjatuhkan Presiden Bashar al-Assad.

Meski menolak terlibat dalam pertempuran, pemerintah Turki mengizinkan Peshmerga Irak melintasi wilayahnya untuk memasuki kota Kobani.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X