Keluarga Korban MH17 Asal Australia Siapkan Gugatan Hukum

Kompas.com - 04/12/2014, 12:01 WIB
Jenazah penumpang MH17 dievakuasi oleh pemberontak AFPJenazah penumpang MH17 dievakuasi oleh pemberontak
EditorErvan Hardoko
CANBERRA, KOMPAS.com - Seorang pengacara yang paham hukum penerbangan internasional sedang menyiapkan gugatan atas nama keluarga korban asal Australia yang tewas dalam penerbangan Malaysia Airlines MH17.

Jerry Skinner adalah seorang pengacara yang menjadi bagian dari tim yang memenangkan kompensasi sekitar 3,2 miliar dolar atau sekitar Rp 32 triliun dari Libya atas insiden pemboman pesawat Amerika Serikat di atas wilayah Lockerbie di Skotlandia.

Skinner mengatakan dia sudah dihubungi oleh lima keluarga asal Australia yang kehilangan sanak keluarga mereka dalam insiden MH17 yang ditembak di wilayah Ukraina bulan Juli lalu.
Skinner mengatakan para keluarga ini berhak mendapat kompensasi seperti para keluarga dari peristiwa Lockerbie.

"Apa yang terjadi dalam peristiwa ledakan bom di pesawat Pan Am, ketika ada kesengajaan untuk melakukan tindakan, dan bukannya kecerobohan, biasanya kompensasi lebih besar, dan kompensasi sekitar 10 juta dolar per keluarga." kata Skinner.

"Dalam pandangan saya, karena ini adalah tindakan yang disengaja,  dan negara-negara ini memang sengaja mencari sasaran pesawat yang terbang rendah," lanjut Skinner.

Skinner sekarang sedang mempersiapkan gugatan terhadap Rusia, Ukraina dan Malaysia, sementara menunggu keluarga lain untuk ikut ambil bagian dalam gugatan. Gugatan ini tampaknya akan diajukan ke Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Menurut Skinner, keluarga para korban memerlukan jawaban jelas mengenai apa yang terlaj terjadi. "Mereka ingin tahu semuanya. Saat ini mereka hampir tidak tahu apa-apa, kecuali sudah mengalami kehilangan besar."

"Apakah anggota keluarga kami menderita? Apakah kejadiannya cepat? Siapa yang menembak pesawat? Mereka ingin tahu dan berhak tahu," Skinner menegaskan.

"Pada akhirnya tujuan dari gugatan ini adalah ganti rugi. Namun dari sisi kemanusiaan, mereka ingin mendapat jawaban dan kami ingin mendapat jawaban sebanyak mungkin," paparnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X