Kompas.com - 25/11/2014, 18:56 WIB
Gedung apartemen berlantai 20 yang terbakar di Melbourne, Australia pada Selasa (26/11/2014) dini hari. Miranda Anwar/Facebook/ABC AustraliaGedung apartemen berlantai 20 yang terbakar di Melbourne, Australia pada Selasa (26/11/2014) dini hari.
EditorErvan Hardoko

MELBOURNE, KOMPAS.com — Lebih dari 500 orang dievakuasi, termasuk dua orang WNI, dari sebuah gedung apartemen berlantai 20 di kawasan Docklands, Melbourne, Australia, yang terbakar pada Selasa (25/11/2014) dini hari.

Kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 02.30 dini hari, pada saat kebanyakan penghuni apartemen sedang tidur. Saat kebakaran terjadi, Miranda Anwar dan teman satu apartemennya, Laras, sedang tertidur. Miranda mengaku terbangun setelah mendengar alarm peringatan kebakaran berbunyi.

"Saat terdengar peringatan, 'Evacuate now, through the nearest emergency exit', saya bangun dan langsung mencari laptop, ponsel, charger, paspor, dompet, jaket, baru turun ke bawah," kata Miranda saat berbincang dengan Erwin Renaldi dari ABC International.

Miranda mengaku bahwa ia tidak tahu apakah kebakaran ini benar terjadi atau tidak. Sebab, sebelumnya alarm kebakaran gedung sudah pernah beberapa kali menyala karena kesalahan dari penghuni apartemen.

Alarm yang bunyi biasanya terjadi saat penghuni apartemen memasak dan tidak membuka jendela atau menyalakan pengisap asap di dapur sehingga asap memenuhi unit apartemen dan membunyikan alarm kebakaran.

Di kota-kota besar di Australia, terutama di gedung-gedung apartemen dan perumahan baru, alarm kebakaran ini langsung terhubung dengan dinas pemadam kebakaran terdekat. Karenanya, Miranda merasa bahwa respons dari petugas pemadam kebakaran di Melbourne patut diacungi jempol.

"Saat saya berada di bawah, sudah ada sekitar 7-8 mobil pemadam kebakaran dan petugas dengan sigap berusaha memadamkan api," kata Miranda.

Sementara itu, Komandan Pemadam Kebakaran Metropolitan Melbourne, Ken Brown, mengaku saat pertama tiba di lokasi kejadian, mereka bisa melihat api yang telah menjalar vertikal di bagian balkon-balkon unit apartemen.

"Saat petugas pemadam kebakaran tiba, mereka melihat api di beberapa lantai, dari lantai dua hingga ke atap dalam satu garis (vertikal)," ujar Brown.

Komandan Brown mengatakan, berita bagusnya adalah proses evakuasi penghuni apartemen berjalan sangat lancar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.