Kompas.com - 24/11/2014, 22:38 WIB
EditorErvan Hardoko
BANGKOK, KOMPAS.com — Pengadilan militer Thailand, Senin (24/11/2014), menjatuhkan hukuman penjara 4,5 tahun untuk seorang editor media internet terkait artikel yang diterbitkan lima tahun lalu yang dianggap menghina Raja Bhumibol Adulyadej.

Hukuman untuk Nut Rungwong itu berkurang setengahnya setelah dia mengaku bersalah atas dakwaan yang dijeratkan kepadanya. Demikian keterangan seorang pejabat militer yang tidak ingin disebutkan namanya.

Rungwong adalah editor situs berita Thai E-News, yang kini diblokir penguasa negeri itu. Pada 2009, situs berita itu menerbitkan sebuah artikel yang ditulis Giles Ji Ungpakorn, seorang intelektual radikal yang kabur ke Inggris di tahun yang sama.

Undang-undang antipenghinaan terhadap keluarga Kerajaan Thailand dianggap yang terkeras di dunia. Mereka yang dianggap menghina, menjelekkan, dan mengancam keluarga kerajaan terancam hukuman penjara antara tiga hingga 15 tahun.

Raja Bhumibol Adulyadej (87) adalah raja yang paling lama berkuasa di dunia. Beberapa tahun belakangan kesehatan Raja Bhumibol terus menurun yang memicu kekhawatiran di negeri itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.