Kompas.com - 21/11/2014, 16:55 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Pasti Anda pernah mendengar pemeo memiliki banyak uang tak menjamin kebahagiaan. Nah, seorang jutawan asal China bisa jadi merupakan bukti hidup pemeo itu.

Liu Jingchong (38) merupakan pengusaha sukses dan dikenal sebagai salah satu orang terkaya di China, sebelum dia membuang semua kekayaannya dan memilih tinggal di sebuah gubuk sederhana di dekat sebuah gunung.

Mantan taipan manufaktur dan tekstil ini mungkin tak akan meninggalkan kota Guangdong yang ramai dan sibuk jika tidak mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Benar saya mendapatkan banyak uang dan saya tak bisa mengatakan membenci kehidupan saya," kata Jingchong seperti dikutip Central European News.

"Saya bahkan sangat mencintai kehidupan saya. Namun, semua berubah ketika saya dan teman saya terlibat kecelakaan mobil di kawasan terpencil di Provinsi Qinghai," kenang Jingchong.

"Kami membutuhkan mobil baru dan tak semua dari kami mampu langsung melanjutkan perjalanan. Saat itu, kondisi saya cukup baik. Saya tinggal di hotel dan yang bisa saya lakukan hanyalah membaca buku tentang Buddhisme," tambah Jingchung.

Pria itu kemudian mengatakan peristiwa kecelakaan dan buku soal Buddhisme akhirnya mengubah semua jalan hidupnya.

Setelah kembali ke kota Guangdong, ternyata Jingchong justru makin mendalami filsafat Buddha, yang mengatakan bahwa materi hanya membuat manusia menderita. Ajaran itulah yang membuat Jingchong memutuskan untuk mengubah hidupnya.

"Saya menjual semua harta benda saya, termasuk tujuh mobil, rumah mewah, dan rumah liburan saya. Lalu, saya membeli sebuah gubuk kecil, yang lebih dari cukup bagi saya yang hanya butuh tempat untuk membaca buku," lanjut Jingchong.

Meskipun Jingchong kini tinggal di kawasan terpencil di Provinsi Shaanxi, dia menolak jika disebut hanya ingin hidup sendiri.

"Sebenarnya, saya sangat senang jika ada seseorang yang mengunjungi saya. Saya senang bertemu orang baru saat saya mencari sesuatu yang baru dan mendapat kesempatan berbagi pengalaman," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.