Kompas.com - 18/11/2014, 06:25 WIB
EditorHindra Liauw
KOMPAS.com - Seorang ahli bedah dari Sierra Leone yang dirawat di Amerika Serikat karena terkena Ebola telah meninggal, lapor sebuah rumah sakit di Nebraska.

Martin Salia yang memiliki izin tinggal AS dan menikah dengan seorang warga Ameriika, tiba hari Sabtu (15 November) dalam keadaan kritis.

Pada Senin (16/11) pagi waktu setempat, rumah sakit menyatakan pria berumur 44 tahun tersebut meninggal.

Lebih 5.000 orang meninggal karena wabah Ebola dan hampir semuanya di Afrika Barat.

Dr Salia adalah orang kedua yang meninggal di Amerika Serikat, setelah warga Liberia, Thomas Eric Duncan, meninggal di Dallas bulan lalu karena terkena virus di Monrovia.

Korban terbaru ini berada dalam keadaan kritis ketika tiba di rumah sakit di Omaha, Nebraska, dan sudah tidak bisa berjalan.

"Kami sangat sedih mengumumkan pasien ketiga yang kami rawat karena virus Ebola, Dr Martin Salia, telah meninggal dunia karena akibat lanjut penyakit," demikian isi pernyataan Pusat Kesehatan Nebraska.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.