Kompas.com - 10/11/2014, 01:50 WIB
Kanselir Jerman, Angela Merkel. ODD ANDERSEN / AFPKanselir Jerman, Angela Merkel.
EditorHindra Liauw
BERLIN, KOMPAS.com - Runtuhnya Tembok Berlin menunjukkan kepada dunia bahwa mimpi dapat menjadi kenyataan, kata Kanselir Jerman Angela Merkel.

Merkel mengatakan dalam pidato menandai 25 tahun jatuhnya Tembok Berlin. Menurut dia, pesan itu adalah untuk mereka yang tinggal di negara-negara dengan hak yang terancam.

Sebelumnya, Merkel menghadiri upacara untuk mengenang korban rezim Jerman Timur.

Tembok Berlin dibangun pada 1961 untuk menghentikan mereka yang melarikan diri dari Jerman Timur, yang saat itu komunis, ke Barat.

Jatuhnya Tembok Berlin pada 1989 merupakan simbol kuat berakhirnya Perang Dingin.

Pesan untuk Ukraina dan Irak

Sekitar 7.000 balon putih -yang dipasang di tiang setinggi 3,6 meter, tinggi yang sama dengan tembok yang membentang sejauh 15 km- dilepaskan untuk menyimbolkan hilangnya tembok itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peringatan jatuhnya Tembok Berlin juga diisi dengan konser dan "pesta rakyat" di Gerbang Brandenburg, Berlin.

Kanselir Merkel, yang besar di Jerman Timur, serta para pejabat lain meletakkan bunga mawar di salah satu sisi tembok yang tersisa.

Merkel mengatakan mudah untuk melupakan apa yang terjadi dan penting untuk mengenangnya.

"Kita dapat mengubah sesuatu untuk menjadi baik. Ini adalah pesan untuk ... Ukraina, Irak dan negara lain di mana hak asasi terancam," kata Merkel.

"Jatuhnya Tembok menunjukkan kepada kami bahwa mimpi dapat menjadi kenyataan. Tidak ada yang bisa dibiarkan seperti itu," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X