Kompas.com - 07/11/2014, 11:23 WIB
Sebuah foto langka Rob O'Neill saat bertugas yang menunjukkan dia mengenakan seragam militer di Liberia, di mana Angkatan Laut AS terlibat dalam operasi untuk menstabilkan negara yang dilanda perang itu. TwitterSebuah foto langka Rob O'Neill saat bertugas yang menunjukkan dia mengenakan seragam militer di Liberia, di mana Angkatan Laut AS terlibat dalam operasi untuk menstabilkan negara yang dilanda perang itu.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM — Robert O'Neill, anggota Navy Seal, pasukan khusus Angkatan Laut AS, yang melepaskan tembakan yang menewaskan Osama bin Laden, merupakan prajurit veteran yang meraih banyak penghargaan dalam perang di Irak dan Afganistan. Setelah menembak mati Osama, O'Neill selama berbulan-bulan menderita terkait apakah dia harus mengungkapkan kepada publik perannya dalam salah satu operasi pasukan komando yang paling banyak dibicarakan dalam sejarah AS itu.

O'Neill (38 tahun), asal Montana, berada di bagian depan pasukan komando AS yang menyerbu kompleks persembunyian Osama bin Laden, pemimpin jaringan teroris Al Qaeda, di Pakistan, pada 2 Mei 2011.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, O'Neill memastikan kepada harian The Washington Post bahwa dia melepaskan tembakan mematikan yang menerjang tepat di dahi Osama. Dia juga mengakui bahwa sejumlah tembakan dilepaskan oleh setidaknya dua anggota tim Seal lainnya, termasuk Matt Bissonnette, yang terkenal karena mengisahkan serangan itu dalam buku No Easy Day.

O'Neill sedang bersiap untuk mengungkapkan ceritanya kepada publik. Minggu depan, dia akan membeberkan hal itu dalam sebuah wawancara di Fox News dan The Washington Post. Namun, identitasnya telah diungkapkan lebih dulu oleh situs web SOFREP, yang dioperasikan mantan anggota Seal, sebagai protes atas keputusan O'Neill karena mengungkapkan perannya dalam misi tersebut.

The Post melaporkan pada Kamis (6/11/2014), dalam beberapa kali pertemuan dengan harian itu, O'Neill mengatakan, dia memutuskan untuk muncul ke publik setelah yakin bahwa identitasnya akan segera dibocorkan oleh orang-orang lain. Dia mengatakan, apa yang tadinya merupakan sebuah rahasia yang dijaga ketat kini telah menyebar luas di kalangan militer dan diketahui oleh anggota Kongres serta setidaknya dua organisasi media.

Keputusannya untuk segera membuka indentitasnya itu juga memicu kemarahan di kalangan rekan-rekannya. Dalam sebuah surat bertanggal 31 Oktober kepada jajaran Naval Special Warfare, BL Losey, seorang komandan, dan ML Magaraci, kepala pasukan, menekankan bahwa prinsip "penting" profesi mereka, yaitu "Tidak mengiklankan sifat pekerjaan saya maupun mencari pengakuan dari tindakan saya."

O'Neill mengatakan kepada The Post bahwa dirinya memastikan keputusannya untuk muncul ke publik setelah sebuah pertemuan pribadi dengan anggota keluarga para korban 11 September 2001, serangan terhadap New York World Trade Center (WTC). Dalam sebuah pertemuan yang emosional dengan anggota keluarga para korban sebelum pembukaan National September 11 Memorial Museum, mantan anggota Seal itu memutuskan secara spontan untuk berbicara tentang bagaimana Osama akhirnya menemui ajalnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Keluarga-keluarga itu mengatakan kepada saya bahwa hal itu membantu mereka mendapatkan sedikit kelegaan," kata O'Neill. The Post melaporkan bahwa identitas O'Neill sebagai penembak mati Osama secara independen dibenarkan oleh dua anggota tim Seal yang lain.

O'Neill sebelumnya telah menceritakan pengalamannya kepada wartawan Phil Bronstein. Bronstein kemudian menulis laporannya dalam sebuah artikel di majalah Esquire pada Februari 2013. Berdasarkan kesepakatan dengan Esquire, dalam artikel itu dia hanya disebut sebagai "si penembak". Ketika itu, dia menggambarkan gerak maju ke kompleks Osama di Abbottabad, Pakistan, bersama lima anggota Seal lainnya, yang akhirnya mencapai lantai tiga, di mana Osama tinggal bersama para istrinya.


Daily Mail Adegan dalam film Captain Phillips, yang dibintangi Tom Hanks
Saat anggota tim lainnya menyisir di kamar-kamar yang lain, O'Neill menemukan dirinya berada di posisi nomor 2, di belakang pemimpin regu, dalam serbuan pamungkas ke kamar tidur Osama. Ketika Osama sekelebat muncul di pintu, anggota Seal di bagian depan melepaskan  tembakan, tetapi tampaknya meleset.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.