Kompas.com - 06/11/2014, 09:52 WIB
Sebuah foto langka Rob O'Neill saat bertugas yang menunjukkan dia mengenakan seragam militer di Liberia, di mana Angkatan Laut AS terlibat dalam operasi untuk menstabilkan negara yang dilanda perang itu. TwitterSebuah foto langka Rob O'Neill saat bertugas yang menunjukkan dia mengenakan seragam militer di Liberia, di mana Angkatan Laut AS terlibat dalam operasi untuk menstabilkan negara yang dilanda perang itu.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM — Anggota Navy Seal yang mengatakan bahwa dialah yang menembak mati pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, telah diidentifikasi sebagai Rob O'Neill.

Jaringan televisi AS, Fox News, telah mempromosikan sebuah wawancara eksklusif dengan prajurit itu yang akan mengungkapkan "sisi-sisi yang belum pernah terungkap sebelumnya" tentang pengalamannya saat menghadapi dan membunuh Bin Laden dalam sebuah serangan di kompleksnya di Pakistan pada 11 Mei 2011.

Namun, sepertinya, Daily Mail Online telah "merusak pesta" Fox News itu dengan membeberkan identitas prajurit itu pada Rabu (5/11/2014), seminggu sebelum wawancara itu rencananya akan ditayangkan. Dalam sebuah laporan yang dinyatakan "eksklusif", Daily Mail menyebut nama O'Neill (38 tahun), sebagai orang yang, berdasarkan keterangannya sendiri, telah menembak mati Bin Laden dari jarak dekat saat penggerebekan itu.

Daily Mail mengutip ayah O'Neill, yaitu Tom, yang mengatakan, "Orang-orang bertanya apakah kami tidak khawatir ISIS akan datang dan mencari kami karena Rob kini mengungkap identitasnya. Saya mengatakan, saya akan melukis sebuah target yang besar di pintu depan rumah saya dan berkata datanglah dan temukan kami."

Berdasarkan laporan Daily Mail itu, Rob O'Neill merupakan seorang veteran yang sangat berprestasi, yang terdorong untuk berbicara setelah kehilangan tunjangan militer saat dia meninggalkan Seal setelah 16 tahun bertugas. Berdasarkan aturan militar AS, dia baru akan mendapat tunjangan setelah 20 tahun bertugas.

O'neill telah terlibat dalam lebih dari selusin tugas tempur aktif, termasuk di Irak dan Afganistan, dan diberi medali penghargaan sebanyak 52 kali. Sosoknya dilaporkan telah digambarkan dalam sejumlah adegan film Hollywood, yaitu Zero Dark Thirty, Captain Phillips, dan Lone Survivor.

Menurut Sydney Morning Herald, walau ada tag eksklusif di laporan Daily Mail, SOFREP, sebuah situs terkenal yang menulis tentang komunitas pasukan khusus AS, tampaknya telah menyebut nama O'Neill ketika merujuk ke orang yang akan tampil di Fox. Laporan SOFREP itu muncul tiga hari sebelum artikel Daily Mail tersebut.

Kisah tentang penembak Bin Laden telah muncul dalam sejumlah laporan sebelumnya, tetapi tanpa menyebut nama. Pada Maret 2013, majalah Esquire menerbitkan sebuah laporan berdasarkan wawancara dengan "orang yang menembak dan membunuh Osama bin Laden". Namun, Esquire tidak mengungkap nama orang itu. Dalam perkembangan yang kini ditambahkan pada laporan itu, majalah tersebut menyatakan bahwa orang itu telah diungkapkan dan dikukuhkan sebagai O'Neill.

Keputusan O'Neill untuk membuka keterlibatannya dalam misi Operation Neptune Spear, yang menewaskan Bin Laden itu, merupakan satu hal yang kontroversial. Pihak Angkatan Laut AS telah menulis surat kepada para anggota SEAL yang sudah jadi veteran dan yang masif aktif yang memperingatkan mereka untuk tidak berbicara tentang operasi militer. "Hal terpenting dari etos kita adalah, 'Saya tidak mengiklankan sifat pekerjaan saya, atau mencari pengakuan dari tindakan saya,'" kata surat itu.

Ayah O'Neill mengatakan kepada Daily Mail bahwa dia mendukung anaknya membagi kisahnya. "Dia tidak diizinkan untuk berbicara, mereka menggunakan pengeras suara besar untuk membuatnya diam," katanya. "Saya mendukung dia dalam segala sesuatu yang dia lakukan. Apa yang seharusnya Anda lakukan ketika Anda keluar dari militer setelah tugas semacam itu? Menjadi penyambut tamu di Walmart?"

Dalam wawancara dengan Esquire, O'Neill, yang ketika itu hanya disebut sebagai "si penembak", menjelaskan momen dia berhadapan dengan Bin Laden di kompleksnya. "Saat itu, saya menembaknya, dua kali di dahi. Bap! Bap! Pada tembakan kedua, dia roboh. Dia merosot ke lantai di depan tempat tidurnya dan saya menembaknya lagi, Bap! Di tempat yang sama. Saat itu, saya menggunakan penerangan hologram warna merah dari EOTech saya. Dia sudah mati. Tidak bergerak. Lidahnya keluar. Saya menyaksikan dia mengembuskan napas terakhirnya," kata O'Neill.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.