Kompas.com - 05/11/2014, 07:53 WIB
Hukum Islam diterapkan Kaisar Habsburg Austria, Franz Joseph, seabad lalu. ReutersHukum Islam diterapkan Kaisar Habsburg Austria, Franz Joseph, seabad lalu.
EditorEgidius Patnistik
VIENNA, KOMPAS.COM - Pertikaian terjadi di Austria karena pemerintah berencana mengubah hukum negara tersebut terkait Islam, yang sudah berumur satu abad.

Rancangan Undang Undang baru, yang salah satu tujuannya untuk mengatasi radikalisme Islam, melarang pendanaan asing.

Tetapi Masyarakat Islam Austria menyatakan hal ini mewakili ketidakpercayaan yang meluas terhadap Islam dan kegagalan memperlakukan mereka secara adil.

Islam adalah agama resmi di Austria sejak tahun 1912, lapor wartawan BBC Bethany Bell.

Hukum Islam atau Islamgesetz diterapkan Kaisar Habsburg Franz Joseph setelah Austria menganeksasi Bosnia-Herzegovina.

Berdasarkan hukum tersebut, warga Islam, sama seperti Katolik, Yahudi dan Protestan, diberikan jaminan berbagai hak termasuk pendidikan keagamaan di sekolah pemerintah.

Carla Amina Baghajati dari Masyarakat Islam mengatakan hukum lama tersebut menjadi "semacam model di Eropa" dan banyak berjasa dalam menyatukan dan membimbing warga Islam ke dalam masyarakat Austria.

Peraturan ini memperlihatkan bagaimana pengakuan terhadap Islam membuat warga Muslim merasa diterima, katanya. "Kesetiaan mereka kepada negara langsung tumbuh."

Sekitar 500 ribu warga Islam tinggal di Austria saat ini, kurang lebih 6% dari penduduk.

Sebagian besar dari mereka berasal dari Turki atau Bosnia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X