Dua Pesawatnya Celaka, Malaysia Airlines Dianggap Abaikan Islam

Kompas.com - 04/11/2014, 18:28 WIB
Seorang akademisi Malaysia menganggap para pramugari Malaysia Airlines mengenakan seragam yang terlalu terbuka. news.com.auSeorang akademisi Malaysia menganggap para pramugari Malaysia Airlines mengenakan seragam yang terlalu terbuka.
EditorErvan Hardoko
KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Seorang akademisi Malaysia membuat sebuah pernyataan kontroversial. Dia mengatakan, tragedi yang menimpa MH370 dan MH17 disebabkan Malaysia Airlines sudah meninggalkan ajaran Islam.

Pernyataan Ridhaun Tee Abdulah, salah seorang staf pengajar di Universitas Pertahanan Nasional Malaysia, itu dimuat situs berita Sinar Harian.

Abdullah mengatakan, seusai dua tragedi besar itu, manajemen Malaysia Airlines harus menerapkan pakaian yang lebih konservatif untuk kru kabinnya dan tidak lagi menyajikan minuman beralkohol di semua penerbangannya. "Apakah pelajaran dari (tragedi) MH17 dan MH370 tidak cukup?" tanya Abdullah.

Abdullah menambahkan, para pramugari Malaysia Airlines dianggap mengenakan pakaian yang terlalu "terbuka" dan para penumpang lokal lebih suka meneguk minuman beralkohol dibanding para turis asing.

Dengan demikian, Abdullah mendesak manajemen Malaysia Airlines untuk meniru Royal Brunei Airlines yang mempraktikkan nilai-nilai Islam di dalam kabin penerbangan.

"Penerbangan hanya dimulai dengan pembacaan doa yang membuat kita semakin dekat dengan Tuhan," tambah Abdullah tentang maskapai penerbangan Brunei itu.

Dia melanjutkan, para pramugari Royal Brunei Airlines mengenakan busana yang sesuai dengan syariah Islam dan penerbangan maskapai itu menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi semua penumpang.

"Sayangnya, kita tidak menerapkan bahkan hal terkecil dari budaya kita di dalam penerbangan. Saran saya segera terapkan nilai-nilai agama sebelum Tuhan murka," lanjut Abdullah.

"Jangan hiraukan mereka yang tak ingin masuk surga. Mereka disponsori Barat untuk menghancurkan Muslim di negara kita," Abdullah menegaskan.

Abdullah bukan yang pertama menyampaikan pendapat semacam ini terkait dengan dua tragedi yang menimpa Malaysia Airlines.

Politisi muda dari kelompok oposisi Malaysia menyampaikan pendapat serupa sepekan setelah MH17 jatuh di Ukraina dan menewaskan 298 orang penumpang dan kru. Namun, publik Malaysia mengecam Ahmad Tarmizi Sulaiman karena dianggap menggunakan tragedi itu untuk mendapatkan keuntungan politik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X