PM Malaysia: Mari Menjaga Harapan untuk Temukan MH370

Kompas.com - 29/10/2014, 23:46 WIB
Pesawat sudah lebih dari sepekan hilang AFPPesawat sudah lebih dari sepekan hilang
Penulis Dani Prabowo
|
EditorPalupi Annisa Auliani
DUBAI, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, menyatakan masih ada harapan untuk menemukan kembali pesawat milik Malaysia Airlines berkode penerbangan MH370, yang hilang sejak 8 Maret 2014.

Dalam wawancara dengan Reuters di Dubai, Selasa (28/10/2014), Razak berharap penggunaan teknologi baru yang baru saja diterjunkan, bisa memberikan titik terang atas nasib pesawat tersebut.

Pencarian pesawat ini melibatkan tak kurang dari 12 negara, dengan upaya dilakukan dari darat, udara, hingga dasar laut. Meski demikian, pencarian belum juga berbuah hasil, sekalipun lokasi pencarian sudah dipersempit di kawasan selatan Samudera Hindia.

Tahap lanjutan pencarian pesawat tersebut dilakukan pada awal Oktober 2014. Kapal pencari Go Phoenix sudah berada di area pencarian, mengerahkan teknologi sonar.

"Kami telah menggunakan teknologi pencarian paling canggih saat ini, dengan biaya ditanggung Malaysia," kata Razak, dalam wawancara di sela Konferensi Keuangan Negara-negara Islam itu.

“Jadi, mari kita berharap dalam beberapa bulan ke depan ada hasilnya. Tapi jika Anda bertanya kepada saya berapa lama waktu yang diperlukan, tidak ada yang bisa memberikan jawaban itu,” lanjut Razak.

Sebelumnya, penyidik menyatakan berdasarkan sejumlah bukti bahwa rute pesawat diduga telah sengaja dialihkan dari rute Kuala Lumpur-Beijing, sebelum hilang dari radar.

Dalam wawancara ini, Razak mengingatkan komunitas penerbangan internasional untuk melengkapi pesawatnya dengan sistem pelacak dan teknologi lain, untuk mencegah misteri hilangnya MH370 terulang.

“Kemampuan pencarian pesawat harus dimanfaatkan. Dengan teknologi saat ini, Anda dapat melacak pesawat secara real time dan kemampuannya harus dimanfaatkan,” ujar Razak.

“Anda tidak dapat membiarkan seseorang mematikan sistem komunikasi, termasuk transponder. Dengan teknologi dan sistem pelacakan dewasa ini, kita dapat meningkatkan kemampuan pencatatan dalam kotak hitam serta memperpanjang waktu penyampaian tanda sinyal atau ping.”

Malaysia Airlines, dunia penerbangan, dan pemerintah Malaysia menghadapi pukulan telak sepanjang 2014, dengan hilangnya pesawat ini dan disusul jatuhnya pesawat MH17 di wilayah timur Ukraina pada 17 Juli 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X