Kompas.com - 29/10/2014, 19:09 WIB
Asap terlihat mengepul di atas kota Kobani setelah serangan udara AS dilihat dari kota Suruc, Turki APAsap terlihat mengepul di atas kota Kobani setelah serangan udara AS dilihat dari kota Suruc, Turki
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com — Sekelompok kecil pemberontak Suriah berhasil masuk ke kota Kobani dari Turki pada Rabu (29/10/2014) dalam misi untuk membantu pejuang Kurdi mempertahankan kota itu dari serangan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kelompok beranggotakan 50 orang itu merupakan bagian dari Tentara Pembebasan Suriah (FSA) yang terpisah dari pasukan Peshmerga yang juga tengah menuju kota Kobani.

Idriss Nassan, seorang pemimpin Kurdi di kota Kobani, mengatakan, puluhan anggota FSA itu masuk ke Kobani dari pintu perbatasan Mursipitnar, Turki. Nassan mengatakan, 50 orang itu melintasi perbatasan menggunakan mobil, tetapi dia tidak memiliki keterangan lebih banyak.

FSA adalah organisasi payung kelompok-kelompok pemberontak yang tengah memerangi rezim Presiden Bashar al-Assad. Para pemimpin politik FSA yang didukung Barat berada di Turki, tempat anggota pemberontak "beristirahat" dari kecamuk perang.

Sementara itu, 150 orang anggota pasukan Peshmerga sudah tiba di Turki pada Rabu pagi dan diharapkan segera melintasi perbatasan pada malam hari.

Kedatangan pasukan Peshmerga itu setelah Pemerintah Turki mengizinkan mereka melintasi wilayahnya untuk mencapai kota Kobani. ISIS menyerang Kobani dan desa-desa di sekitarnya pada pertengahan September lalu dan sejauh ini pertempuran memperebutkan Kobani sudah menewaskan 800 orang.

ISIS sudah menguasai puluhan desa di sekitar Kobani dan mengendalikan sebagian wilayah kota perbatasan itu, tetapi belum berhasil menundukkannya. Akibat pertempuran ini, sedikitnya 200.000 orang mengungsi ke wilayah Turki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.