Kompas.com - 24/10/2014, 09:12 WIB
Dalam rangkaian foto ini, terlihat seorang anggota ISIS berdiri di dekat bendera kelompok itu. Tak lama kemudian, terjadi ledakan dahsyat yang diyakini berasal dari bom yang dilepaskan sebuah jet tempur AS. MirrorDalam rangkaian foto ini, terlihat seorang anggota ISIS berdiri di dekat bendera kelompok itu. Tak lama kemudian, terjadi ledakan dahsyat yang diyakini berasal dari bom yang dilepaskan sebuah jet tempur AS.
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com — Sebuah foto dramatis muncul dari medan pertempuran Kobani, Suriah, pada saat AS menggelar serangan udara untuk membantu milisi Kurdi yang memerangi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Dalam foto itu terlihat dua orang anggota ISIS berdiri di dekat bendera hitam ISIS yang berkibar di salah satu sudut Kobani. Tak lama kemudian, sebuah bom AS menghantam tempat itu dan menewaskan salah satu dari anggota ISIS tersebut.

Foto dramatis itu muncul pada saat jet tempur AS membantu milisi Kurdi untuk mendesak pasukan ISIS. Jet-jet tempur AS menggelar 14 serangan udara dalam 24 jam terakhir di Kobani. Para pejuang Kurdi berhasil mendesak pasukan ISIS setelah jet-jet tempur AS menghancurkan sejumlah posisi ISIS di kota Kobani.

Pusat Komando AS menyatakan, jet-jet tempurnya dalam 24 jam terakhir menghancurkan 19 bangunan ISIS, 2 pos komando ISIS, 3 posisi tempur ISIS, 3 sarang sniper ISIS, dan 2 posisi senapan mesin berat ISIS.

Pejuang Kurdi juga mengklaim pasukan ISIS mundur hingga lebih dari satu kilometer setelah terlibat pertempuran jalanan yang sengit.

Seorang komandan pasukan Kurdi, Baharin Kandal, mengatakan, kelompok milisinya telah menerima bantuan persenjataan dan tenaga pejuang baru. Namun, perempuan itu tidak menjelaskan bagaimana bantuan itu dikirim.

Lewat telepon, Kandal mengatakan, setelah sebulan lebih pertempuran sengit yang menewaskan 1.100 orang di kedua kubu, dia berharap dalam waktu dekat ISIS bisa diusir dari kota Kobani.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.